Perbedaan Mual Maag dan Hamil yang Perlu Diketahui

perbedaan mual maag dan hamil

Perbedaan Mual Maag dan Hamil yang Perlu Diketahui

Maag dan hamil sama-sama ditandai dengan mual dan muntah. Meski demikian, mual yang disebabkan maag berbeda dengan mual yang disebabkan hamil. Apa saja beberapa perbedaan mual maag dan hamil? 

Mual yang disertai rasa ingin muntah umumnya dianggap sebagai salah satu tanda-tanda kehamilan. Namun, mual yang disertai muntah juga bisa disebabkan oleh sakit maag. Bagaimana cara membedakannya? Berikut beberapa perbedaan mual dan hamil yang perlu Anda ketahui.

Perbedaan Mual Maag dan Hamil

Mual merupakan rasa tidak nyaman di perut bagian atas dan disertai dengan keinginan untuk muntah. Mual biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu atau gejala dari suatu penyakit. Selain itu, mual juga merupakan gejala pada awal kehamilan. Banyak yang menganggap mual karena hamil dan maag serupa. Namun, ternyata mual yang disebabkan oleh hamil dan maag memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan mual hamil dan maag:

1. Mual hamil berhubungan dengan faktor hormonal

Perbedaan utama mual maag dan hamil adalah faktor hormonal. Faktor hormonal merupakan  salah satu penyebab perempuan yang hamil mengalami morning sickness atau rasa ingin muntah. Hormon yang menyebabkan rasa mual pada perempuan hamil kemudian memengaruhi otak. Hal tersebut menyebabkan asam lambung meningkat, sehingga menimbulkan mual hingga ingin muntah. Bahkan, rasa mual tersebut bisa memicu terjadinya luka di bagian lambung. Sedangkan mual yang dirasakan penderita maag bukan disebabkan oleh proses hormonal, namun karena asam lambung atau terlambat makan.

2. Perbedaan lama waktu mual hamil dan maag

Perbedaan mual hamil dan maag lainnya adalah lamanya rasa mual tersebut. Rasa mual yang diakibatkan maag biasanya tidak berlangsung lama, yaitu hanya akan bertahan selama dua jam. Sedangkan mual karena hamil yang dialami saat morning sickness bisa bertahan dalam waktu yang tergolong lama.

3. Perbedaan penyebab mual hamil dan maag

Faktor penyebab juga merupakan salah satu perbedaan mual maag dan hamil. Jika mual saat hamil disebabkan oleh morning sickness yang biasanya terjadi di pagi hari, maka mual karena maag biasanya disebabkan oleh asam lambung. Gejalanya berupa batuk-batuk dan bersendawa, serta terasa sakit bagi penderitanya.

4. Mual maag berhubungan dengan terlambat makan

Perbedaan mual maag dan hamil yang juga terlihat jelas adalah faktor terlambat makan. Jika mual saat maag dipicu oleh terlambat makan, maka mual saat hamil disebabkan oleh faktor hormonal dan tidak ada hubungannya dengan terlambat makan. Namun, mual yang dirasakan saat hamil bisa saja menyebabkan pola makan berantakan.

5. Mual karena hamil sensitif terhadap bau

Sensitivitas terhadap bau yang dicium adalah perbedaan mual maag dan hamil berikutnya. Pada ibu hamil, mual yang terjadi pada awal kehamilan atau morning sickness biasanya disebabkan oleh indera penciuman yang menjadi lebih sensitif, terutama pada bau-bau tertentu yang cukup menyengat, seperti asap rokok. Selain itu, makanan dengan aroma tajam juga bisa memicu mual saat hamil, misalnya telur dan bawang. Sedangkan mual yang disebabkan oleh maag diketahui tidak ada hubungannya dengan indera penciuman yang sensitif terhadap bau, namun lebih kepada rasa sensitif terhadap rasa.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout