Murung Setelah Liburan? Ini Penjelasan Post Holiday Blues!
Setelah masa liburan berlalu, apa Anda justru merasa murung, lesu, atau kehilangan semangat?
Kondisi ini dikenal sebagai post holiday blues, dan biasanya muncul ketika suasana meriah dan penuh kebersamaan tiba-tiba berhenti.
Alih-alih kembali berenergi, Anda mungkin malah sulit fokus menjalani rutinitas harian setelah liburan.
Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebab, gejala, dan apa yang bisa dilakukan agar tidak terjebak terlalu lama dalam post holiday blues. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Apa Itu Post Holiday Blues?
Post holiday blues adalah perasaan sedih, cemas, atau tidak bersemangat yang muncul setelah periode liburan berakhir.
Ini biasanya terjadi karena liburan membawa banyak antusiasme dan kegiatan seru, mulai dari persiapan, berjalan-jalan, hingga momen hangat bersama orang-orang terdekat.
Ketika semua itu usai, wajar bila Anda merasa seperti kehilangan semangat. Energi yang semula penuh bisa berubah menjadi kelelahan emosional.
Anda mungkin merasa hampa, sulit konsentrasi, atau tidak termotivasi untuk kembali menjalankan rutinitas seperti biasa.
Untungnya, kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan mereda seiring berjalannya waktu.
Gejala Post Holiday Blues
Setelah masa liburan yang penuh adrenalin dan kesibukan, Anda mungkin mengalami:
- Cemas
- Tidak termotivasi
- Mudah kesal
- Mood berubah-ubah
- Stres
- Sedih atau murung
- Sulit tidur
- Khawatir soal keuangan
Anda juga bisa saja mengalami overthinking tentang hal-hal yang terjadi selama liburan. Pikiran yang terus berputar ini dapat memperburuk perasaan cemas, stres, atau sedih.
Penyebab Post Holiday Blues
Setiap orang memiliki alasan berbeda mengapa mereka merasa murung setelah liburan.
Namun, umumnya kondisi ini dipengaruhi kombinasi faktor emosional, fisik, dan finansial yang menumpuk selama maupun setelah masa liburan.
1. Rasa Kosong Setelah Euforia Liburan
Selama liburan, Anda mungkin merasakan kebahagiaan yang intens, terutama jika bertemu keluarga atau teman yang jarang dijumpai.
Ketika semua momen bahagia itu berakhir, tubuh dan pikiran Anda seperti mengalami penurunan emosi, sehingga memunculkan rasa kehilangan atau kekosongan.
2. Kelelahan Fisik dan Mental
Tidak jarang liburan justru menguras tenaga. Mulai dari memasang dekorasi, membeli hadiah, menyiapkan makanan, hingga kegiatan sosial yang padat.
Perjalanan jauh dengan mobil, kereta, atau pesawat juga dapat memicu stres tambahan.
Semua ini bisa membuat Anda merasa kelelahan dan akhirnya lebih rentan mengalami post holiday blues.
3. Stres Finansial Pasca Liburan
Pengeluaran selama liburan seringkali membuat Anda cemas ketika tagihan mulai berdatangan.
Stres finansial ini dapat memicu perasaan tertekan dan memperparah post holiday blues.
4. Ekspektasi Liburan yang Tidak Terpenuhi
Jika liburan tidak berjalan sesuai harapan, misalnya suasana tidak sehangat bayangan Anda atau ternyata terjadi cuaca buruk di luar prediksi, Anda mungkin merasa kecewa atau frustrasi ketika semuanya selesai.
Cara Mengatasi Post Holiday Blues
Meski post holiday blues bisa terasa berat, kabar baiknya kondisi ini biasanya hanya sementara.
Ada banyak cara sederhana yang bisa membantu Anda kembali ke ritme sehari-hari dan merasa lebih baik setelah musim liburan berakhir. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda coba.
1. Pahami Bahwa Perasaan Ini Normal
Langkah pertama adalah mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang Anda rasakan sepenuhnya wajar. Anda tidak perlu memaksa diri untuk terlihat baik-baik saja.
Coba labeli emosi Anda, apakah itu sedih, lelah, stres, atau campuran semuanya. Mengenali perasaan tersebut bisa membuatnya terasa lebih ringan.
Jika sulit mengidentifikasi emosi, cobalah menulis jurnal untuk menuangkan pikiran atau berbicara dengan orang yang Anda percaya.
Mengutarakan apa yang Anda rasakan dapat membantu prosesnya dan membuat hati sedikit lebih lega.
2. Tidak Perlu Terburu-buru Kembali ke Rutinitas
Daripada langsung kembali ke jadwal yang penuh, coba masuk perlahan ke rutinitas. Prioritaskan tugas yang paling penting dan beri ruang untuk beristirahat.
Jika selama liburan pola makan sehat atau rutinitas olahraga sempat kacau, Anda bisa mulai mengembalikannya satu per satu, bukan sekaligus.
Bila Anda sudah kembali bekerja, jangan membebani diri dengan ekspektasi bisa langsung menyelesaikan semuanya dalam sehari.
Pecah pekerjaan menjadi bagian kecil dan selesaikan secara bertahap. Tidak apa-apa memberi diri Anda waktu untuk beradaptasi.
3. Curhat ke Orang Terdekat
Daripada terus scrolling media sosial, cobalah berkomunikasi langsung lewat telepon, chat, atau bertemu seseorang yang Anda percaya.
Katakan pada keluarga atau teman dekat bahwa Anda sedang merasa kurang baik. Mereka mungkin bisa memberikan dukungan yang Anda butuhkan.
4. Berikan Waktu untuk Diri Sendiri
Setelah berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu penuh aktivitas, perjalanan, atau urusan liburan, tubuh dan pikiran Anda butuh jeda.
Utamakan istirahat dan self-care, seperti tidur lebih awal, tidur siang jika perlu, atau habiskan malam dengan kegiatan menenangkan seperti membaca, menonton serial favorit, atau mandi air hangat.
Self-care tidak harus mewah. Hal kecil seperti menikmati secangkir teh atau meluangkan 10 menit untuk stretching saja bisa membantu Anda merasa lebih rileks dan kembali berenergi.
5. Lakukan Olahraga Ringan
Aktivitas fisik efektif untuk meningkatkan suasana hati dan energi. Anda tidak harus langsung melakukan olahraga berat.
Mulailah dari hal sederhana seperti berjalan santai di luar rumah, melakukan yoga ringan, atau bersepeda.
Bila merasa lebih siap, Anda bisa kembali ke gym atau ikut kelas olahraga. Yang terpenting, pilih aktivitas yang paling disukai agar tidak terasa sebagai beban.
6. Buat Rencana Sederhana
Salah satu alasan post holiday blues terasa kuat adalah hilangnya momen-momen yang dinanti.
Untuk mengurangi rasa kosong itu, cobalah membuat kegiatan kecil yang memberi Anda sesuatu untuk ditunggu.
Misalnya merencanakan pergi ke kafe di akhir pekan atau mencoba hobi baru. Cukup sisipkan kegiatan ringan yang membuat Anda merasa lebih hidup, seperti bertemu teman untuk jalan sore atau mencoba resep baru di rumah.
7. Lakukan Kegiatan yang Menyenangkan
Setelah melewati liburan yang penuh kesibukan, wajar bila Anda merasa lelah dan kewalahan.
Ini saatnya menenangkan diri dengan strategi manajemen stres yang sederhana tapi efektif, seperti:
- Menonton film lucu untuk mengurangi stres
- Melatih mindfulness atau meditasi
- Menulis jurnal
- Pijatan untuk relaksasi tubuh
- Ke salon untuk melakukan perawatan
Kegiatan-kegiatan ini dapat membantu Anda melepas tekanan emosional dan membuat tubuh terasa lebih tenang.
Menghadapi post holiday blues merupakan hal yang wajar. Perubahan suasana yang drastis dari serba meriah menjadi rutinitas sehari-hari memang dapat mengguncang stabilitas emosi.
Ingat, post holiday blues biasanya bersifat sementara, dan Anda akan kembali merasa lebih stabil seiring berjalannya waktu.Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan beli suplemen dan obat terpercaya dari Pyfa Health!





