Penyebab Penyakit Tifus dan Cara Pengobatannya

Penyebab Penyakit Tifus dan Cara Pengobatannya

Penyebab Penyakit Tifus Adalah – Jika tubuh sedang merasa kelelahan tentu akan terasa sangat tidak nyaman. Jika kamu sudah benar-benar letih, bukan tidak mungkin kamu mengalami tifus. Ketika sudah mengalami tifus, kamu akan diminta untuk istirahat total.

Tifus Adalah..

Tifus dalam bahasa medis adalah demam tifoid. Tifus merupakan penyakit yang dapat terjadi karena adanya infeksi bakteri Salmonella typhi di dalam tubuh. Bakteri ini paling cepat menyerang orang yang sedang lelah, kemudian sistem imun dirinya akan semakin menurun.

Bakteri Salmonella typhi tersebar lewat minuman dan makanan yang tidak bersih atau sudah terkontaminasi. Orang dapat mengalami tifus ketika mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri tersebut. Perlu kamu waspadai, karena penyakit tifus banyak terjadi di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Penyebab Penyakit Tifus adalah…

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penyebab penyakit tifus adalah infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini umumnya tumbuh di tempat-tempat umum, misalnya saja pada makanan dan minuman yang tidak bersih.

Oleh karena itu, bisa disebut juga penyebab penyakit tifus adalah akses air bersih yang terbatas ditambah sanitasi yang juga buruk. Jangan disepelekan, karena penyakit tifus dapat memicu komplikasi gangguan kesehatan lain dalam tubuh. Bahkan survei-survei menunjukkan bahwa satu dari lima orang dapat meninggal karena penyakit ini.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri Tipes pada Anak dan Cara Penanganannya.

Gejala Penyakit Tifus

Anak-anak rentan mengalami penyakit tifus karena belum begitu mandiri menjaga kebersihan dan sistem kekebalan tubuh. Tapi, orang dewasa juga rentan jika sedang tidak memperhatikan hal tersebut. Untuk segera mengatasi penyakit ini, kamu perlu tanggap terhadap gejala-gejala penyakit tifus yang mungkin dapat kamu alami berikut ini.

  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot.
  • Demam tinggi hingga 40 derajat Celsius.
  • Mudah berkeringat.
  • Sakit perut hingga diare.
  • Perut bengkak.
  • Badan terasa lelah sekali.
  • Batuk-batuk kering.
  • Muncul ruam di tubuh.
  • Berat badan menurun.

Ingin membeli suplemen dan vitamin untuk menjaga sistem imun? Kamu bisa membelinya di Official Store Pyfa Health. Yuk, cek produknya sekarang dan dapatkan diskon menarik setiap pembelian melalui Shopee. Klik banner di bawah ini, ya!

Official Store Pyfahealth

Cara Penularan Bakteri Penyebab Penyakit Tifus

Secara umum, cara penularan bakteri penyebab penyakit tifus tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Melalui toilet tidak bersih, yaitu toilet terkontaminasi bakteri penyebab penyakit tifus.
  • Memakan sayuran mentah yang terkontaminasi bakteri tifus.
  • Makanan laut yang bersumber dari air, yang mudah menjadi tempat penyebaran bakteri.
  • Melakukan hubungan seksual berupa seks oral atau anal dengan orang-orang yang mengalami tifus.

Secara proses, bakteri Salmonella typhi penyebab tifus ini berkembang biak di saluran pencernaan orang yang mengalami tifus. Maka tidak heran, ada gejala berupa perut sakit dan diare. Oleh karena itu, penularannya akan lebih cepat melalui pola hidup yang tidak bersih.

Jika sudah bekerja aktif, bakteri penyebab tifus akan menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi bagian-bagian tubuh lainnya. Jika diagnosis tifus dilakukan sejak awal, infeksinya dapat dibatasi. Penyembuhannya pun akan berlangsung selama 7 sampai 14 hari.

Cara Pengobatan Penyakit Tifus

Jika kamu mengalami tifus, kamu perlu segera melakukan penanganan yang tepat. Dengan pengobatan tifus yang agresif, pengobatan tifus tidak perlu berlangsung lama. Untuk mengurangi risiko infeksi bakteri yang semakin parah, kamu juga perlu menghindari makanan yang tidak bersih dan sudah dicemari oleh lalat.

Utamanya, kamu perlu mengonsultasikan kesehatan kamu ke dokter. Selanjutnya, dokter akan merekomendasikan langkah pengobatan tifus di bawah ini.

  • Mengistirahatkan tubuh secara total atau bed rest.
  • Banyak mengonsumsi air putih.
  • Menjaga asupan nutrisi dengan makan makanan yang bergizi. Jika kamu mengalami gejala parah mual dan tidak nafsu makan, dokter biasanya akan memberikan kamu cairan infus untuk menambah nutrisi tubuh.
  • Mengonsumsi obat penurun demam.
  • Mengonsumsi antibiotik yang dianjurkan oleh dokter.
  • Mengonsumsi obat-obatan lain untuk mengatasi gejala parah tifus lainnya.

Baca Juga: 7 Cara Cepat Menurunkan Panas pada Anak Tanpa Obat.

Untuk menjaga nutrisi tubuh, kamu bisa mengonsumsi vitamin-vitamin dan suplemen lain, sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kamu bisa menemukannya di Pyfa Health. Ada banyak pilihan suplemen pendukung daya tahan tubuh yang terjamin kualitasnya.

Rekomendasi Suplemen dan Vitamin untuk Menjaga Sistem Imun

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout