Manfaat Suntik Vitamin C dan Efek Sampingnya 

manfaat suntik vitamin c

Manfaat Suntik Vitamin C dan Efek Sampingnya 

Salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh adalah vitamin C. Hal ini dikarenakan vitamin C berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas. Selain makanan dan suplemen, vitamin C juga bisa didapatkan dengan suntik vitamin C. Apa manfaat suntik vitamin C?

Suntik vitamin C banyak digunakan oleh perempuan sebagai metode perawatan kulit. Caranya, cairan vitamin C disuntikkan ke dalam tubuh dengan 2 cara, yaitu intramuskular (menyuntikkan di bawah kulit melalui otot) dan subkutan (menyuntikkan melalui darah). Berikut beberapa manfaat suntik vitamin C yang perlu Anda ketahui:

Manfaat Suntik Vitamin C

Dosis suntik vitamin C berbeda-beda pada setiap orang, tergantung usia dan kondisi tubuh. Untuk orang dewasa, dosis rata-rata harian suntik vitamin C sebesar 70-150 miligram. Sedangkan untuk orang yang kekurangan vitamin C disarankan mencapai dosis harian 300 miligram hingga 1 gram. Berikut 4 manfaat suntik vitamin C:

1. Mengatasi defisiensi vitamin C

Bagi orang yang kekurangan atau defisiensi vitamin C akut, suntik vitamin C dibutuhkan. Hal ini dikarenakan tubuh orang yang defisiensi vitamin C akut tidak bisa menyerap vitamin C melalui makanan yang dikonsumsi. Gejala-gejala orang mengalami defisiensi akut, antara lain radang gusi, kecacatan pada perkembangan tulang dan gigi, serta gusi berdarah.

2. Merawat kulit

Meski suntik vitamin C bermanfaat untuk membantu merawat kulit keriput atau kulit kemerahan (eritema), namun efektivitasnya untuk mengurangi keriput wajah belum terbukti secara medis. Selain itu, suntik vitamin C juga tidak dapat dilakukan sembarangan, karena dapat menyebabkan masalah pada tubuh. Oleh karena itu, suntik vitamin C perlu dilakukan di klinik atau rumah sakit, dan juga setelah melalui pemeriksaan untuk memastikan tubuh benar-benar memerlukan suntik vitamin C.

3. Menghambat sel kanker

Suatu riset menyatakan bahwa dengan melakukan suntik vitamin C berdosis tinggi dapat menghambat perkembangan sel kanker. Selain itu, juga dapat mengurangi perkembangan tumor otak, tumor pankreas, dan tumor pada indung telur atau ovarium. Meski demikian, hingga saat ini efektivitas suntik vitamin C pada manusia belum teruji secara klinis.

Baca juga Dosis Vitamin C Per Hari yang Disarankan

Efek Samping Suntik Vitamin C

Setelah mengetahui beberapa manfaat suntik vitamin C, Anda juga perlu mengetahui efek samping dari penggunaan suntik vitamin C. Berikut beberapa di antaranya:

1. Diabetes

Bagi penderita diabetes, suntik vitamin C tidak disarankan. Hal ini dikarenakan menyuntikkan vitamin C ke dalam tubuh dapat memicu tekanan gula darah naik, sehingga dapat menyebabkan diabetes. Vitamin C juga dapat meningkatkan glukosa darah di dalam tubuh, sehingga perempuan yang memiliki penyakit diabetes tidak disarankan untuk menjalani perawatan kecantikan dengan suntik vitamin C.

2. Membebani ginjal

Efek samping suntik vitamin C berlebihan lainnya adalah membuat ginjal tidak dapat bekerja secara optimal. Jika seseorang disuntikkan vitamin C terlalu sering dapat berisiko membuat fungsi ginjal menurun dan bahkan berisiko menyebabkan penyakit ginjal.

3. Menopause dini

Meski vitamin C bermanfaat untuk membuat kulit lebih cerah, namun penggunaannya dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada perempuan, yaitu menopause dini. Pada umumnya, menopause terjadi ketika perempuan memasuki usia 50 tahun. Namun, penggunaan suntik vitamin C dapat berisiko membuat proses menopause menjadi lebih cepat. Misalnya, pada usia 40 tahun sudah memasuki masa menopause.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout