Penyebab Kanker Serviks dan Gejala yang Ditimbulkan

penyebab kanker serviks

Penyebab Kanker Serviks dan Gejala yang Ditimbulkan

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang perempuan. Ada beberapa faktor risiko yang bisa menjadi penyebab kanker serviks. Faktor risiko tersebut bisa dari berbagai hal, baik dari lingkungan maupun gaya hidup tidak sehat.

Kanker serviks adalah kondisi ketika sel-sel di leher rahim tidak normal dan berkembang terus tanpa terkendali. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai penyebab kanker serviks, serta gejala yang ditimbulkan.

Penyebab Kanker Serviks

Berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks:

1. Kebiasaan bergonta-ganti pasangan seks

Kebiasaan bergonta-ganti pasangan saat berhubungan seks dapat meningkatkan risiko terinfeksi virus HPV yang akhirnya menjadi penyebab kanker serviks. Semakin banyak jumlah orang yang pernah melakukan hubungan seks dengan Anda maupun pasangan Anda, akan semakin besar pula peluang Anda terkena virus HPV.

2. Melakukan hubungan seks terlalu dini

Melakukan aktivitas seksual terlalu dini ternyata juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks. Hal ini dikarenakan pada umur yang masih cukup dini, struktur organ reproduksi termasuk serviks lebih rentan terhadap infeksi HPV. Anak yang tidak mendapatkan vaksinasi HPV juga lebih rentan terinfeksi virus HPV yang menjadi penyebab kanker serviks.

3. Merokok

Kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan seseorang terkena kanker serviks. Zat berbahaya yang ada di dalam rokok akan diserap ke dalam paru-paru dan dibawa ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Zat berbahaya yang ada di dalam rokok menjadi penyebab rusaknya DNA pada sel serviks, yang kemudian berpotensi mengembangkan penyebab dari kanker leher rahim. 

Selain itu, merokok juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi kurang efektif untuk memerangi infeksi virus HPV. Oleh karena itu, hindari kebiasaan buruk ini dan lakukan deteksi dini kanker serviks, misalnya pap smear atau tes IVA untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

4. Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Sistem kekebalan atau sistem imun tubuh berperan dalam memerangi berbagai virus, termasuk virus HPV. Ketika sistem imun tubuh lemah, otomatis akan memudahkan virus HPV masuk dan berkembang di dalam tubuh. Sistem imun tubuh yang lemah lebih rentan dialami oleh orang yang mengalami penyakit HIV/AIDS, sehingga sangat rentan terinfeksi berbagai macam virus penyakit, tidak terkecuali virus HPV. Bahkan pada perempuan dengan HIV, waktu perkembangan virus HPV bisa cenderung lebih cepat.

Gejala Kanker Serviks

Pada stadium awal, kanker serviks tidak menunjukkan gejala yang berarti. Namun, pada stadium lanjut, ada beberapa gejala kanker serviks yang bisa muncul berikut:

  • Perdarahan tidak wajar dari vagina, seperti perdarahan padahal tidak haid, menstruasi yang lebih panjang, perdarahan setelah atau saat berhubungan seks, setelah buang air besar, setelah menopause, atau setelah pemeriksaan panggul. 
  • Nyeri saat berhubungan seks.
  • Nyeri pada panggul (di perut bagian bawah).
  • Siklus menstruasi yang tidak teratur.
  • Nyeri di pinggang (punggung bawah) atau kaki.
  • Berat badan menurun padahal tidak sedang diet.
  • Badan lemas dan mudah lelah.
  • Keputihan yang tidak normal, seperti berbau menyengat atau disertai darah.
  • Kehilangan nafsu makan.

Agar terhindar dari kanker serviks, Anda perlu merawat kesehatan alat reproduksi dengan rutin melakukan tes pap smear dan pemeriksaan panggul ke dokter kandungan.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout