Blog

cara mengatasi masuk angin

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Masuk Angin

Pernahkah Anda mengalami masuk angin? Ya, masuk angin merupakan istilah yang digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan suatu penyakit yang biasanya menyerang pada musim hujan atau saat cuaca dingin. Namun, benarkah demikian, dan bagaimana cara mengatasi masuk angin?

Dalam dunia medis, istilah masuk angin ternyata tidak dikenal, bahkan bukanlah suatu penyakit. Istilah ini digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kondisi dengan gejala tidak enak badan, sakit kepala, demam, perut kembung, dan sering sendawa. Apa penyebab, gejala, dan cara mengatasi masuk angin? Simak penjelasan berikut.

Lihat Juga: Beragam pilihan minyak angin aromaterapi yang pas

Penyebab dan Gejala Masuk Angin

Secara umum, masuk angin tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya atau dengan melakukan beberapa cara, salah satunya minum air hangat atau teh hangat. Langkah-langkah pencegahan juga bisa dilakukan untuk mengatasi masuk angin.

Namun, benarkah masuk angin suatu penyakit? Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap bahwa masuk angin adalah penyakit yan disebabkan karena terkena angin malam atau sering kehujanan. Tidak heran, masuk angin sering dikaitkan dengan musim hujan. 

Sebenarnya, musim hujan atau cuaca dingin bukan satu-satunya penyebab seseorang terkena masuk angin. Masuk angin juga bisa disebabkan karena menurunnya daya tahan tubuh seseorang, terutama selama musim hujan atau cuaca dingin.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Anda membutuhkan asupan vitamin D yang cukup. Salah satu sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari. Namun, selama musim hujan, paparan sinar matahari akan berkurang, sehingga memengaruhi produksi vitamin D dalam tubuh.

Menurunnya daya tahan tubuh ditambah dengan kesibukan aktivitas sehari-hari, tidak mengonsumsi makanan bergizi, dan kurang tidur, bisa membuat seseorang lebih rentan terkena berbagai penyakit dengan gejala, seperti demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, mudah lelah, perut kembung, nyeri otot, sakit perut, diare, sering buang angin, dan sering sendawa.

Cara Mengatasi Masuk Angin

Kunci utama untuk mengatasi kondisi yang digambarkan sebagai masuk angin adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Mengonsumsi makanan bergizi.
  • Tidur yang cukup, yaitu 7-8 jam setiap hari.
  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, minimal 8 gelas per hari.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengonsumsi suplemen atau multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
  • Memakai jaket atau pakaian tebal saat cuaca dingin.
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah dari kamar mandi, sebelum dan setelah makan, dan setelah menyentuh hewan.

Itulah penjelasan mengenai masuk angin. Kesimpulannya, masuk angin bukan suatu penyakit, melainkan istilah yang mudah digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan berbagai gejala yang telah disebutkan di atas. Selain itu, masuk angin adalah kondisi yang sifatnya ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, Anda perlu waspada jika gejala-gejala di atas tidak sembuh, bahkan semakin parah dan disertai gejala lain, seperti nyeri kepala hebat, nyeri dada, muntah terus-menerus, demam di atas 39 derajat Celsius, hingga tidak bisa makan dan minum. Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout