Penyebab Anemia pada Ibu Hamil dan Gejalanya

Penyebab Anemia pada Ibu Hamil dan Gejalanya

Penyebab Anemia pada Ibu Hamil – Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang lebih rendah daripada jumlah normalnya. Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah, sehingga aliran oksigen dalam tubuh berkurang dan terhambat.

Penyebab Anemia pada Ibu Hamil

Anemia ringan umum terjadi pada ibu hamil. Akan tetapi, kurang darah pada beberapa ibu hamil dapat menjadi kondisi yang serius.  Anemia pada ibu hamil tidak boleh diabaikan karena dapat membahayakan ibu hamil itu sendiri dan janin dalam kandungan. Mengapa anemia dapat terjadi pada ibu hamil? Berikut penyebab anemia pada ibu hamil yang harus kamu perhatikan dan waspadai.

1. Kekurangan zat besi

Zat besi adalah salah satu mineral yang berfungsi membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi sendiri erat kaitannya dengan sel darah merah. Saat hamil, kamu memerlukan jumlah zat besi dua kali lipat lebih banyak dari biasanya. Kebutuhan zat besi dalam tubuh meningkat, karena selama kehamilan jumlah darah yang diperlukan juga meningkat sebanyak 30-50%.

Kondisi anemia dapat diatasi, namun ada kasus tertentu, kekurangan zat besi pada ibu hamil tidak hanya menyebabkan anemia. Kondisi anemia juga dapat mengakibatkan bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan berat badan yang kurang.

2. Kurangnya folat atau asam folat

Asam folat berperan dalam proses pembentukan sel darah merah baru dan sehat dalam tubuh. Selama kehamilan, sel darah merah yang diperlukan tubuh lebih banyak dari biasanya. Maka dari itu, asam folat dalam tubuh juga harus lebih banyak.

Kekurangan asam folat dalam tubuh dapat menimbulkan terjadinya anemia. Tidak hanya anemia, kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan bayi lahir cacat atau bayi lahir dengan berat badan kurang.

3. Kekurangan vitamin B12

Penyebab anemia pada ibu hamil selanjutnya adalah kekurangan vitamin B12. Sama seperti asam folat, vitamin B12 di dalam tubuh berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 saat hamil dapat berakibat terjadinya anemia dan mengakibatkan bayi lahir cacat atau prematur.

4. Faktor Genetik

Beberapa kondisi variasi genetik dalam tubuh dapat menyebabkan produksi sel darah merah tidak normal sehingga sel darah merah tidak mampu bertahan lama dan mengganggu jalannya oksigen dalam tubuh. Oleh karena itu, kelainan genetik dapat menjadi penyebab anemia pada ibu hamil. Cara untuk mencegahnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi. Contohnya bayam, buncis, strawberry, dan lain-lain.

5. Penyakit ginjal

Seseorang yang menderita gangguan pada ginjal memiliki kemungkinan lebih besar terkena anemia. Apalagi, jika penderita penyakit ginjal adalah ibu hamil. Hal ini dikarenakan penyakit ginjal menyebabkan terjadinya gangguan pada produksi hormon Erythropoietin (EPO) atau hormon yang merangsang produksi sel darah merah. Penyakit ginjal juga dapat mengganggu penyerapan zat besi. Oleh karena itu juga, penyakit ginjal menjadi salah satu penyebab anemia pada ibu hamil.

Gejala Anemia pada Ibu Hamil

Ada beberapa gejala anemia pada ibu hamil yang mirip dengan gejala kehamilan yang umum. Berikut beberapa gejala anemia pada ibu hamil yang harus kamu perhatikan:

  • Merasa cepat lelah dan lemah.
  • Nyeri dada.
  • Sakit kepala.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Kulit kelihatan pucat.
  • Pusing.

Baca Juga: Ini Gejala Anemia yang Sering Dialami pada Wanita.

Itulah penyebab anemia pada ibu hamil dan gejalanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Anemia dapat dicegah dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi serta mengonsumsi suplemen dan vitamin yang mengandung zat besi. Cek rekomendasi produknya di bawah ini, ya!

 

Lihat Juga: Suplemen Penambah Darah Berbentuk Tablet Larut

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout