Mengapa Nutrisi Makro dan Mikro Seimbang Penting untuk Harian? Ini Penjelasannya
ditinjau oleh dr. Carlinda Nekawaty
Tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup agar bisa berfungsi dengan baik. Ada dua jenis gizi yang perlu dipenuhi kebutuhannya setiap hari, yaitu zat gizi mikro (mikronutrien) dan zat gizi makro (makronutrien). Kedua zat tersebut berperan penting dalam mendukung fungsi berbagai organ dalam tubuh dan menjadi sumber energi untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Memastikan gizi seimbang penting agar kesehatan tubuh terjaga dan terhindar dari beragam penyakit. Simak informasi selengkapnya mengenai pentingnya asupan nutrisi makro dan mikro yang seimbang untuk harian di artikel ini.
Ketahui Perbedaan Nutrisi Mikro dan Nutrisi Makro
Nutrisi mikro adalah nutrisi yang jumlahnya sedikit di dalam tubuh. Namun, kebutuhan nutrisi mikro perlu dipenuhi setiap hari, karena memiliki berbagai fungsi untuk tubuh, seperti kekebalan tubuh, proses pertumbuhan, dan perkembangan otak.
Sedangkan nutrisi makro adalah nutrisi yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan nutrisi mikro. Nutrisi makro berperan sebagai sumber energi untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Intinya, nutrisi mikro dan nutrisi makro sama-sama berperan penting untuk mendukung kelancaran fungsi tubuh. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi makro dan nutrisi mikro yang seimbang penting untuk dipenuhi setiap hari sesuai kebutuhan. Kebutuhan nutrisi mikro dan nutrisi makro bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung jenis kelamin, usia, kondisi medis, atau aktivitas fisik yang dijalani.
Jenis Nutrisi Makro
Berikut beberapa contoh zat gizi makro yang perlu dipenuhi kebutuhannya setiap hari:
- Karbohidrat
Karbohidrat berperan sebagai sumber energi utama untuk sel-sel dalam tubuh, sehingga bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh yang dapat digunakan langsung atau dijadikan sebagai cadangan energi.
Ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Jenis karbohidrat ini dinilai lebih sehat, karena tidak meningkatkan gula darah secara drastis.
Sedangkan karbohidrat sederhana kurang dianjurkan untuk penderita diabetes, karena bisa meningkatkan gula darah secara drastis. Jenis karbohidrat ini banyak ditemukan dalam roti tawar, nasi putih, permen, kue panggang, serta minuman maupun makanan kemasan.
2. Protein
Protein adalah nutrisi makro yang dicerna menjadi asam amino dalam pembentukan jaringan dalam tubuh. Ada 20 jenis asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh, namun 9 di antaranya tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan hanya bisa didapatkan dari makanan, seperti telur, ikan, serta olahan susu.
3. Lemak
Meski kerap dihindari oleh banyak orang, namun lemak termasuk nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika dikonsumsi sesuai kebutuhan, lemak dapat menjadi cadangan energi, pelindung organ tubuh, dan pengatur suhu.
Lemak terdiri dari dua jenis, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh bisa didapatkan dari produk olahan susu dan daging. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, lemak jenuh bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Sedangkan lemak tak jenuh bisa didapatkan dari telur, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan alpukat.
Jenis Nutrisi Mikro
Zat gizi mikro terdiri dari dua jenis, yaitu vitamin dan mineral. Berikut penjelasannya:
- Vitamin
Vitamin bisa didapatkan dari buah, sayur, daging, ikan, kacang-kacangan, dan suplemen tambahan. Ada sekitar 13 vitamin yang terdiri dari dua jenis, yaitu:
- Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan vitamin C, yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak dan memperkuat sel-sel dalam tubuh
- Vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan penyembuhan luka
2. Mineral
Mineral bisa didapatkan dari sayur, buah, daging, makanan laut, dan kacang-kacangan. Ada dua jenis mineral yang diperlukan oleh tubuh, yaitu:
- Makromineral, seperti magnesium, kalsium, kalium, dan natrium, yang berperan penting untuk kesehatan tulang dan otot, serta mengendalikan tekanan darah
- Mikromineral, seperti zinc, zat besi, mangan, selenium, tembaga, dan seng, yang berperan penting untuk membantu produksi sel darah merah, memperbaiki kerusakan sel, dan menjaga kesehatan otot.
Memastikan asupan nutrisi makro dan mikro seimbang penting untuk menjaga kelancaran fungsi tubuh, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan. Nutrisi makro dan mikro yang tidak seimbang bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti penyakit kardiovaskular, infeksi, dan malnutrisi.
Jika Anda ragu terkait asupan nutrisi makro dan makro harian, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui pola makan bergizi seimbang dan anjuran menu makan sehat yang sesuai kondisi kesehatan Anda.
Dampak dari Kekurangan Asupan Nutrisi Makro dan Mikro
Pola makan bergizi seimbang artinya Anda memenuhi asupan nutrisi makro dan mikro sesuai kebutuhan. Namun, kekurangan asupan nutrisi makro dan mikro bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Kekurangan nutrisi makro jangka pendek bisa menyebabkan lemas, mual, lelah, mudah lapar, dan sembelit. Sedangkan kekurangan nutrisi makro jangka panjang bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, seperti:
- Kulit kering dan terkelupas
- Rambut kering dan mudah rontok
- Berat badan mudah naik-turun
- Edema
- Anemia
- Malnutrisi
- Stunting
- Proses penyembuhan luka lebih lambat
- Sistem kekebalan tubuh menurun
Selain itu, kekurangan nutrisi mikro bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan tergantung pada jenis mikronutrien yang kurang. Berikut penjelasannya:
- Kekurangan vitamin A: bisa menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan pertumbuhan, dan peningkatan risiko infeksi.
- Kekurangan vitamin D: bisa menyebabkan gangguan tulang, seperti rakitis pada anak-anak dan osteomalasia pada orang dewasa. Kekurangan vitamin D jangka panjang bisa meningkatkan risiko osteoporosis.
- Kekurangan iodium: bisa menyebabkan gangguan fungsi tiroid, gangguan perkembangan pada anak-anak, dan gondok.
- Kekurangan zat besi: bisa menyebabkan anemia, gangguan konsentrasi, dan kelelahan.
Itulah penjelasan mengenai berbagai jenis nutrisi makro dan mikro, serta fungsinya untuk tubuh. Pastikan jumlah asupan nutrisi makro dan mikro harian terpenuhi dengan menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Jika ada pertanyaan terkait jenis dan takaran makanan makronutrien dan mikronutrien yang tepat, konsultasikan ke dokter. Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan jenis makanan dan takaran yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan Anda.
Yuk, terapkan pola hidup sehat sekarang dengan beragam produk kesehatan, mulai dari obat hingga suplemen, hanya di Pyfa Health!





