Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia – Kadar gula darah di dalam tubuh perlu dikontrol dengan baik. Hal ini dikarenakan kadar gula darah tinggi dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya diabetes. Berapa kadar gula darah yang normal berdasarkan usia?

Mengetahui kadar gula darah normal berdasarkan usia penting agar Anda memahami angka ideal kadar gula darah untuk diri sendiri. Berikut penjelasan lengkap mengenai kadar gula darah normal berdasarkan usia.

Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Kadar gula darah tinggi atau rendah bisa mengindikasikan terjadinya masalah kesehatan dan membutuhkan penanganan medis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kadar gula darah normal berdasarkan usia. 

Kadar gula darah normal bisa diukur saat seseorang berpuasa, makan, atau setelah makan. Lalu, berapa kadar gula darah normal berdasarkan usia? Berikut penjelasannya.

1. Anak di bawah usia 6 tahun

Anak-anak di bawah usia 6 tahun harus memiliki kadar glukosa darah yang berkisar antara 80-200 mg/dL setiap hari. Angka tersebut termasuk normal dan bisa berubah-ubah saat bangun tidur, makan, hingga sebelum tidur. Oleh karena itu, anak-anak yang mengidap diabetes perlu diperiksa kadar gulanya di malam hari oleh orang tuanya.

2. Anak usia 6-12 tahun

Kadar gula darah pada anak usia 6-12 tahun berkisar antara 80-180 mg/dL per hari. Namun, kadar tersebut dapat naik setelah makan akibat tubuh perlu memecah glukosa yang akhirnya disebarkan ke seluruh aliran darah. Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi makanan ringan anak, terlebih sebelum tidur.

3. Usia 13-19 tahun

Pada usia 13-19 tahun, kadar gula darah normal berkisar antara 70-150 mg/dL per hari. Jika remaja mengalami diabetes, umumnya sulit untuk dikelola, karena masalah tanggung jawab dan kontrol perilaku terkait pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, remaja pengidap diabetes perlu rutin memeriksa kadar gula darah dan memperhatikan makanannya, serta rutin berolahraga.

4. Usia di atas 20 tahun

Kadar gula darah normal pada orang yang berusia di atas 20 tahun, harus berkisar antara 100-180 mg/dL per hari. Setelah bangun tidur di pagi hari, gula darah harus berada di titik terendah, karena tubuh belum makan selama sekitar 8 jam. Kategori kadar gula rendah adalah angka pemeriksaannya kurang dari 100 mg/dL. Jika angkanya di bawah 70 mg/dL, sudah memasuki kategori berbahaya.

Jika seseorang memiliki kadar gula darah melebihi 130 mg/dL, bisa dianggap memiliki kadar gula darah yang tinggi. Namun, umumnya, tidak ada gejala yang muncul hingga kadar gula seseorang mencapai 250 mg/dL atau lebih tinggi. Tingkat gula darah tertinggi yang masih dianggap aman, yaitu sekitar 160-240 mg/dL.

Itulah penjelasan mengenai kadar gula darah normal berdasarkan usia. Penting untuk memeriksakan kadar gula darah di dalam tubuh secara rutin, terutama pada seseorang yang berisiko untuk mengalami masalah, seperti diabetes. Hal ini juga perlu dilakukan jika Anda memiliki kebiasaan makan banyak. Jika diabetes terdiagnosis sejak dini, penanganannya bisa segera dilakukan dan lebih bisa teratasi.

Baca Juga: Memahami mmHg atau Tingkat Tekanan Darah dan Cara Tepat Mengukurnya.

Kesimpulan

Mengetahui kadar gula darah normal merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mendeteksi gangguan metabolisme sejak dini. Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mempertahankan berat badan ideal, dan melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala dapat membantu menjaga kadar gula tetap stabil. Dengan kadar gula darah yang terkontrol, risiko terjadinya diabetes dapat diminimalkan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apakah gula darah 150 termasuk diabetes?

Gula darah 150 mg/dL belum tentu berarti diabetes. Kategori ini biasanya masuk dalam rentang pradiabetes atau batas normal tergantung waktu tes dilakukan. Diagnosis diabetes ditegakkan jika hasil tes Anda berada di atas 200 mg/dL (disertai gejala) atau gula darah puasa di atas 126 mg/dL.

Untuk mengetahui secara pasti, arti angka 150 mg/dL sangat bergantung pada kapan waktu tes Anda dilakukan. 

  • Setelah Makan (Gula Darah Sewaktu/2 Jam PP): Angka 150 mg/dL masih normal atau sedikit di atas normal (tergantung usia). Bagi orang dewasa, batas normal setelah makan biasanya di bawah 140–180 mg/dL.
  • Saat Puasa (Tidak makan/minum 8 jam): Angka 150 mg/dL sudah termasuk pradiabetes (rentang puasa 100-125 mg/dL) atau bisa mengarah ke diabetes jika dilakukan berulang.

2. Gula darah berbahaya di angka berapa?

Gula darah dianggap berbahaya jika berada di atas 240 mg/dL (hiperglikemia parah) atau di bawah 70 mg/dL (hipoglikemia). Angka-angka tersebut berisiko memicu komplikasi fatal seperti ketoasidosis atau kerusakan organ.

Jika Anda mengalami gejala seperti lemas parah, penglihatan buram, atau penurunan kesadaran akibat lonjakan gula darah yang ekstrem (seperti mencapai 200 mg/dL atau lebih), segera kunjungi fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat.

3. Kadar gula darah 200 apakah normal?

Kadar gula darah 200 mg/dL atau lebih tidak normal dan tergolong tinggi atau hiperglikemia. Angka ini sering kali menjadi indikasi kuat adanya diabetes.

Berikut adalah klasifikasi kadar gula darah pada orang dewasa secara umum.

  • Normal: Di bawah 100 mg/dL (kondisi puasa) atau di bawah 140 mg/dL (setelah makan).
  • Pradiabetes: 100 – 125 mg/dL (kondisi puasa) atau 140 – 199 mg/dL (setelah makan).
  • Diabetes: 126 mg/dL atau lebih (kondisi puasa) dan 200 mg/dL atau lebih (sewaktu/setelah makan).

Share this post