Jangan Keliru, Ini Perbedaan Physical dan Chemical Sunscreen

perbedaan sunscreen physical dan chemical

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Physical dan Chemical Sunscreen

Penggunaan sunscreen adalah bagian dari rangkaian perawatan kulit yang tidak boleh terlewatkan. Jika digunakan secara rutin, sunscreen bisa melindungi kulit dari bahaya sinar matahari, seperti hiperpigmentasi, tanda penuaan dini, atau bahkan kanker kulit. Ada beragam jenis sunscreen yang umum digunakan, seperti physical dan chemical sunscreen. Apa perbedaan antara physical dan chemical sunscreen?

Dengan beragam manfaat untuk kesehatan kulit, physical dan chemical sunscreen adalah dua produk sunscreen yang banyak diminati. Namun, kedua produk sunscreen tersebut memiliki beberapa perbedaan. Simak informasi selengkapnya mengenai perbedaan antara physical dan chemical sunscreen di artikel ini.

Physical vs Chemical Sunscreen, Apa Bedanya?

Secara umum, physical dan chemical sunscreen sama-sama berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih. Namun, kedua produk sunscreen tersebut memiliki kandungan dan cara kerja yang berbeda. Berikut beberapa perbedaan physical dan chemical sunscreen yang perlu diketahui:

1. Physical Sunscreen

Physical sunscreen atau mineral sunscreen adalah sunscreen yang dapat memblokir Sinar UV menembus ke dalam kulit, misalnya titanium dioxide dan zinc oxide.

Kelebihan:

  • Efektif dan aman melindungi kulit dari bahaya sinar UV.
  • Cocok untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa.
  • Aman untuk kulit kering dan sensitif.
  • Tidak menyumbat pori-pori.

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk kulit berjerawat atau kombinasi, karena bisa memicu jerawat.
  • Memiliki tekstur tebal dan meninggalkan noda putih ketika digunakan.
  • Efektivitasnya berkurang ketika kulit berkeringat.
  • Frekuensi penggunaan yang lebih tinggi dibandingkan chemical sunscreen.

2. Chemical Sunscreen

Chemical Sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV di bawah permukaan kulit untuk diubah menjadi panas, sehingga tidak menembus lapisan kulit yang lebih dalam. Misalnya, avobenzone, oxybenzone, octocrylene, octinoxate, ecamsule, dan octisalate.

Kelebihan:

  • Efektif melindungi kulit dari bahaya sinar UV.
  • Memiliki tekstur ringan dan tidak meninggalkan noda putih.
  • Tahan keringat dan air.
  • Dijual dalam beragam kemasan, seperti spray, stik, dan losion.

Kekurangan:

  • Berisiko memperparah gejala melasma.
  • Berisiko memicu iritasi dan reaksi alergi, terutama pada pemilik kulit sensitif.
  • Membutuhkan waktu 20-30 menit untuk meresap sempurna.

Mana yang Lebih Baik, Sunscreen atau Physical Sunscreen?

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan sunscreen dan physical sunscreen di atas, mana yang lebih baik? Jika dilihat dari keamanannya, physical sunscreen bisa menjadi pilihan yang tepat, karena minim risiko jangka panjang. Namun, bukan berarti chemical sunscreen tidak aman digunakan. Yang terpenting adalah pilih produk sunscreen yang sesuai kondisi dan kebutuhan kulit Anda.

Jika Anda memiliki kulit kering atau sensitif, pilih physical sunscreen. Sedangkan jika Anda memiliki kulit berjerawat atau kombinasi, pilih chemical sunscreen. Pastikan produk sunscreen yang digunakan memiliki SPF minimal 30 dan lanjutkan dengan penggunaan pelembap agar hasilnya optimal.Jika Anda masih ragu mengenai jenis dan kandungan sunscreen yang tepat atau ada pertanyaan terkait produk-produk sunscreen, konsultasikan ke dokter kulit untuk saran dan rekomendasi yang sesuai jenis dan kondisi kulit Anda.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout