3+ Gejala Kanker Otak dan Penyebabnya

gejala kanker otak

3+ Gejala Kanker Otak dan Penyebabnya

Kanker otak terjadi ketika sel-sel di jaringan otak tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Salah satu gejala kanker otak yang perlu diwaspadai adalah sakit kepala yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari.

Kanker otak termasuk penyakit yang sangat berbahaya. Hal ini dikarenakan otak merupakan organ yang sangat vital dan jika fungsinya rusak akan memicu berbagai gangguan. Berikut beberapa gejala kanker otak dan penyebabnya.

Gejala Kanker Otak yang Perlu Diwaspadai

Mengenali gejala kanker otak sejak dini akan membuat peluang kesembuhan lebih tinggi. Berikut beberapa gejala kanker otak yang perlu diwaspadai:

1. Sakit kepala

Jika Anda mengalami sakit kepala secara terus-menerus dan tidak kunjung sembuh, bahkan semakin memburuk setiap harinya, maka Anda perlu waspada akan gejala kanker otak. Biasanya, sakit kepala akan dirasakan membaik setelah mengalami muntah.

2. Kejang

Gejala umum kanker otak lainnya adalah kejang. Hal ini dikarenakan adanya gangguan aktivitas listrik di otak yang ditandai dengan gerakan tubuh yang tidak terkendali dan disertai hilangnya kesadaran. 

3. Gejala Parsial Kompleks

Kanker otak dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, baik sebagian maupun total. Hal ini juga dikaitkan dengan gerakan berulang yang tidak disengaja, seperti berkedut. Pengidap kanker otak juga bisa mengalami perubahan kemampuan berjalan atau melakukan aktivitas sehari-hari.

4. Perubahan Kepribadian dan Mental

Perubahan kepribadian dan mental juga bisa menandakan terjadinya kanker otak. Kondisi ini akan membuat pengidap lebih mudah emosional dan terlihat sering kebingungan atau kehilangan ingatan.

Selain itu, kanker otak juga bisa ditandai dengan beberapa gejala psikologis atau mental, seperti:

  • Perubahan perilaku dan kepribadian, misalnya yang sebelumnya memiliki perilaku baik dan sabar menjadi mudah emosi dan agresif.
  • Gangguan halusinasi.
  • Sering merasa kebingungan.
  • Fungsi penalaran menurun, buruk dalam menilai suatu hal, atau sulit menahan diri atau impulsif.
  • Perubahan suasana hati (mood) tanpa alasan yang jelas, misalnya yang sebelumnya ceria berubah menjadi sedih, mudah marah, atau depresi.

Segera periksakan diri ke rumah sakit jika Anda mengalami gejala di atas. Penanganan yang dilakukan lebih awal dapat mencegah gejala kanker otak semakin buruk.

Penyebab Kanker Otak

Meski penyebab kanker otak belum diketahui secara pasti, namun ada faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini.

1. Genetik

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit genetik dalam keluarga, seperti sindrom Turner, sindrom Gorlin, tuberous sclerosis, sindrom Li-Fraumani, atau neurofibromatosis, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker otak.

2. Paparan radiasi

Seseorang yang terpapar radiasi dari nukir ataupun radioterapi untuk mengobati kanker, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker otak. Orang yang terpapar radiasi dalam dosis tinggi atau dalam jangka waktu yang lama, baik di kepala maupun bagian tubuh lainnya, juga lebih berisiko terkena kanker, termasuk kanker otak.

3. Pencemaran lingkungan

Paparan bahan kimia tertentu pada jangka panjang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker otak. Bahan-bahan kimia tersebut, antara lain herbisida (pembasmi gulma), pestisida, timah, vinil klorida pada produk plastik, dan zat kimia yang terdapat pada karet, tekstil, serta bahan bakar. Kelompok individu yang berisiko terpapar bahan-bahan kimia tersebut adalah pekerja kilang minyak, petani, serta karyawan industri plastik, karet, dan tekstil.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout