Daftar Obat-Obatan yang Perlu Dibawa Saat Liburan

obat-obatan yang perlu dibawa saat berpergian

Daftar Obat-Obatan yang Perlu Dibawa Saat Liburan

Selain baju ganti, skincare, dan alat makeup, obat-obatan perlu disiapkan untuk liburan. Hal ini untuk mengantisipasi beberapa masalah kesehatan yang rentan terjadi saat liburan, seperti dehidrasi, diare, masuk angin, hingga mabuk perjalanan, terutama jika Anda berlibur di tempat yang jauh dari apotek atau toko obat. Lalu, obat-obatan apa saja yang perlu dibawa saat bepergian, serta bagaimana cara tepat mengemasnya? Berikut informasi selengkapnya.

Kenapa Perlu Membawa Obat Saat Liburan?

Saat liburan, Anda atau keluarga mungkin mengalami cedera atau penyakit mendadak, seperti sakit kepala, flu, atau mual. Dengan membawa obat-obatan, Anda bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan dengan lebih mudah saat liburan.

Selain itu, sulitnya menemukan apotek atau toko obat di beberapa lokasi wisata bisa mengganggu liburan Anda. Dengan membawa obat-obatan, Anda bisa memastikan ketersediaan obat yang diperlukan tanpa harus mencarinya di tempat yang tidak dikenal.

Berbagai Jenis Obat yang Perlu Dibawa Saat Liburan

Berikut beberapa jenis obat yang perlu dibawa untuk mengantisipasi berbagai masalah kesehatan selama liburan:

  1. Obat demam

Demam adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan saat liburan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan akan semakin meningkat risikonya pada orang yang lelah atau kurang istirahat.

Selain suhu tubuh tinggi, demam ditandai dengan beberapa gejala, seperti tidak enak badan, pegal, dan sulit tidur. Oleh karena itu, obat demam, seperti paracetamol atau ibuprofen, diperlukan sebagai pertolongan pertama jika Anda mengalami demam saat liburan.

2. Obat antinyeri

Nyeri pinggang, nyeri punggung, atau pegal-pegal adalah beberapa keluhan yang sering dialami banyak orang, terutama jika Anda melakukan perjalanan jauh dengan bus, mobil pribadi, atau kereta.

Agar nyeri tidak mengganggu liburan Anda, sediakan obat antinyeri, seperti ibuprofen, paracetamol, obat oles yang berisi menthol, atau koyo.

3. Obat diare

Mencoba berbagai kuliner khas daerah adalah salah satu aktivitas liburan yang paling ditunggu. Namun, jajan berlebihan atau makan sembarangan selama liburan bisa meningkatkan risiko diare. Untuk mencegah hal ini, pastikan untuk membawa obat diare, termasuk oralit.

4. Obat alergi

Jika Anda memiliki riwayat alergi sebelumnya, hindari makanan dan paparan dari zat atau bahan yang bisa memicu reaksi alergi. Selain itu, sediakan obat alergi yang diresepkan dokter untuk mengatasi reaksi alergi Anda.

Untuk meminimalisir risiko efek samping, konsumsi obat alergi sesuai aturan penggunaan yang dianjurkan oleh dokter.

5. Obat antimual

Obat yang perlu dibawa saat liburan berikutnya adalah obat antimual, terutama jika Anda sering mabuk perjalanan. Ada beragam merek obat antimual yang ampuh dan dijual bebas, seperti obat yang mengandung dimenhydrinate atau promethazine.

6. Aromaterapi

Aromaterapi, seperti minyak peppermint, minyak kayu putih, atau minyak lavender, juga termasuk obat-obatan yang perlu dibawa saat liburan. Minyak aromaterapi dengan aroma menenangkan dapat mencegah masuk angin atau mabuk perjalanan, serta menyembuhkan mual.

Selain itu, minyak peppermint bermanfaat untuk melenturkan otot-otot yang tegang. Oleh karena itu, jika Anda merasa pegal-pegal di bahu, tangan, atau punggung selama liburan, oleskan minyak peppermint agar tubuh lebih rileks dan segar.

7. Obat luka

Anda atau keluarga mungkin sudah berhati-hati selama liburan, namun risiko tubuh cedera, seperti terjauh, kecelakaan, atau teriris, tetap ada. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda perlu membawa obat luka atau kotak P3K yang berisi plester luka, kain kasa steril, perban, serta cairan atau gel antiseptik.

Namun, jika luka yang Anda atau keluarga tidak terlalu parah, tahan luka tersebut dengan perban, lalu segera ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk diberikan penanganan yang tepat.

Selaitu, ada beberapa jenis obat yang tidak kalah penting untuk dibawa saat liburan, yaitu:

  • Obat maag dan asam lambung, terutama jika Anda mengidap penyakit asam lambung.
  • Obat masuk angin, pilek, dan flu.
  • Obat tetes mata.
  • Obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter untuk kondisi kesehatan tertentu. Misalnya, insulin untuk diabetes, inhaler untuk asma, dan obat darah tinggi untuk hipertensi.
  • Suplemen yang sudah direkomendasikan oleh dokter Anda.

Obat-obatan yang perlu dibawa saat liburan bisa Anda tempatkan di dalam tas kecil atau kotak P3K. Jika Anda menggunakan mobil pribadi, sebaiknya letakkan semua obat di dalam kotak P3K dan disimpan di mobil agar lebih praktis.

Namun, jika Anda menggunakan bus, kereta api, kapal laut, atau pesawat, letakkan obat-obatan tersebut di dalam tas kecil yang mudah dibawa dan disimpan di dalam ransel atau koper.

Liburan bersama keluarga adalah momen yang tak akan terlupakan. Namun, berbagai faktor yang tidak bisa diprediksi, seperti cuaca, kondisi tubuh, kelelahan, atau cedera, saat liburan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, pastikan Anda membawa obat-obatan, meski Anda merasa sehat atau bugar sebelum liburan.

Selain itu, jika Anda atau anggota keluarga lain menyetir mobil pribadi, hindari mengemudi selama berjam-jam tanpa istirahat yang cukup, terutama dalam keadaan lelah dan mengantuk. Pastikan Anda beristirahat setiap 4 jam sekali, karena menyetir mobil lebih dari 4 jam bisa menurunkan tingkat kewaspadaan dan respons tubuh.

Jika Anda mengidap kondisi medis tertentu, seperti hipertensi atau diabetes, jangan lupa membawa obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter bersamaan dengan obat-obatan yang perlu dibawa saat liburan.

Selain itu, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui boleh tidaknya Anda melakukan perjalanan jauh dan jenis obat apa saja yang harus dibawa.

Tips Mengemas Obat-Obatan untuk Berlibur

Agar lebih praktis, tempatkan obat-obatan yang dijual bebas di dalam kotak obat kecil yang bisa ditutup rapat. Jangan lupa beri label untuk membedakan mana yang obat antinyeri dan mana yang obat diare.

Untuk obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, sebaiknya disimpan di dalam tas yang Anda bawa sehari-hari. Pastikan membawa kemasan aslinya dari apoteker. Jika perlu, bawa salinan resep dari dokter yang bisa diminta sebelum berangkat liburan. Sedangkan kotak P3K bisa Anda simpan di dalam tas baju atau koper.

Yuk, terapkan pola hidup sehat sekarang dengan beragam produk kesehatan, mulai dari obat hingga suplemen, hanya di Pyfa Health!

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout