3 Cara Menghilangkan Sakit Gigi Berlubang Agar Tidak Kambuh Lagi

sakit gigi berlubang

3 Cara Menghilangkan Sakit Gigi Berlubang Agar Tidak Kambuh Lagi

ditinjau oleh dr. Carlinda Nekawaty

Cara tercepat untuk mengobati sakit gigi agar sembuh permanen adalah dengan mencabutnya, tapi hal tersebut tidak bisa langsung dilakukan karena beberapa faktor. Jika gigi sakit Anda adalah gigi seri atau taring mungkin busuk berlubang kemungkinan bisa dilakukan cabut setelah tidak sakit ya, tapi jika gigi geraham yang sakit harus step by step karena akar geraham sangat kuat dan jika dipaksa akan membuat efek ke saraf kepala, mata.

Cara Menghilangkan Sakit Gigi Agar Tidak Kambuh Lagi 

1. Menambal gigi 

Gigi berlubang dan sakit tidak boleh langsung ditambal karena bakteri sedang tinggi sehingga terasa sakit, Anda akan diberikan saran dokter untuk menghilangkan sakit dengan obat antibiotik dan paracetamol selama waktu tertentu. Barulah jika sakitnya benar-benar hilang, Anda diminta kembali cek gigi untuk dibor yang berlubang.

Proses bor gigi untuk membersihkan semua kotoran yang menyelinap di sela terdalam gigi, maka tak heran jika lubang gigi terlihat kecil setelah dibor akan menjadi sedikit besar. Ketika ini tidak sakit, lanjut ke step tambalan sementara selama 4 harian. Anda tidak boleh makan dengan posisi gigi ini, selalu gosok gigi dengan baik. 

Barulah jika tambalan pertama usai dan tidak ada keluhan lainnya, dokter akan menambal permanen agar kuman tidak masuk lagi. Anda bisa pilih tambalan terbaik walau sedikit mahal ya karena dengan tambalan yang nomor 1 akan membantu gigi Anda tidak sakit lagi. 

2. Memasang crown gigi 

Adalah sebuah cara menghilangkan sakit gigi berlubang agar tidak kambuh lagi dengan sebuah selubung atau crown di atas melingkar gigi yang sakit tersebut. Dengan crown dental, bagian gigi yang rusak tersebut akan dipasang gigi palsu yang menyerupai gigi asli secara permanen. Gigi yang rusak tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dipasang crown. Ukuran crown juga ditentukan dari gigi yang rusak tersebut sehingga saat penerapan crown-nya sangat tepat sasaran dan posisi agar bakteri tidak bisa masuk ke sela-sela gusi.

Metode ini cukup efektif membuat gigi tidak kambuh, hanya saja setelah pemasangan crown gigi akan terasa mengganjal beberapa waktu.

3. Perawatan saluran akar gigi 

Adalah cara menghilangkan sakit gigi berlubang agar tidak kambuh lagi pada rongga gigi dengan melihat dari usg atau foto gigi dalam. Akar gigi yang sakit tersebut akan terlihat berbeda, kemudian dilakukan tindakan operasi kecil untuk mengangkat atau mengobati akar yang rusak tersebut. Jika akarnya mati tentu gigi tidak sakit lagi tapi jika Anda masih terasa sakit maka pertanda akar sedang meradang.  

Gigi yang terlanjur sakit akan berpotensi kambuh lagi jika Anda lalai merawat, konsultasikan ke dokter gigi tentang masalah perawatan gigi pasca 3 cara di atas. Minimal 6 bulan Anda cek rutin karang gigi ya agar karang tersebut bisa dibersihkan karena penyebab utama lubang email gigi.

Penyebab Gigi Berlubang

Gigi berlubang umumnya disebabkan oleh kerusakan gigi akibat asam yang diproduksi oleh bakteri dari sisa makanan di rongga mulut. Jika tidak segera ditangani, gigi berlubang berisiko komplikasi, misalnya oral fistula yang menyebabkan kematian. Untuk mengurangi risiko tersebut, Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin. Dengan begitu, dokter bisa melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, sehingga risiko komplikasi serius bisa dikurangi.

Cara Mengatasi Gigi Berlubang Secara Alami

Selain cara-cara di atas, penggunaan bahan-bahan alami bisa diterapkan untuk mencegah gigi berlubang semakin membesar. Berikut beragam cara mengatasi gigi berlubang secara alami yang direkomendasikan:

1. Minyak kelapa

Minyak kelapa memang tidak mengatasi sakit gigi berlubang sepenuhnya. Namun, bahan alami ini bermanfaat untuk mengurangi penumpukan plak di gigi. Penelitian juga menemukan bahwa minyak kelapa dapat mengurangi bakteri di mulut. Caranya, siapkan minyak kelapa secukupnya dan berkumurlah selama 15-20 menit. Setelah itu, sikatlah gigi Anda seperti biasa.

2. Konsumsi vitamin D

Vitamin D bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan gigi dan mengurangi gigi berlubang. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi beragam makanan kaya akan vitamin D, misalnya salmon, jamur, kuning telur, serta susu dan produk olahannya.

3. Penggunaan pasta gigi dengan kandungan fluoride

Penggunaan pasta gigi dengan kandungan fluoride juga bisa diterapkan untuk mengatasi gigi berlubang. Fluoride bermanfaat untuk mengurangi dan memperbaiki enamel gigi yang rusak. Pastikan Anda menyikat gigi setidaknya 2 kali per hari. Jika perlu, sikatlah gigi setiap setelah mengonsumsi makanan manis.

4. Kunyit

Kandungan vitamin C pada kunyit bersifat antiperadangan dan antibakteri, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan gusi dan mengurangi gigi berlubang akibat infeksi bakteri. Caranya, haluskan kunyit dengan air hingga menjadi pasta, aplikasikan pada area gigi yang berlubang, diamkan beberapa menit, lalu berkumurlah dengan air hangat.

5. Cengkeh

Sifat analgesik, antiperadangan, dan antibakeri pada cengkeh juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi gigi berlubang. Selain itu, cengkeh dapat mengurangi nyeri akibat gigi berlubang dan mencegah gigi berlubang semakin besar. Untuk mendapatkan manfaat cengkeh sebagai obat sakit gigi berlubang, campurkan minyak cengkeh dan minyak biji wijen secukupnya, basahi kapas pada campuran minyak tersebut, lalu aplikasikan pada area gigi berlubang. Lakukan cara ini, terutama di malam hari sebelum tidur. Anda juga bisa mengunyah cengkeh utuh dan diamkan di bawah lidah selama beberapa menit hingga sakit gigi berlubang berkurang.

Itulah beragam cara mengatasi sakit gigi alami, mulai dari medis hingga alami, yang bisa Anda terapkan. Meski cara-cara mengatasi sakit gigi berlubang di atas bisa mengurangi gejala atau mencegah gigi berlubang semakin besar, namun Anda tetap dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter. Dengan begitu, dokter bisa melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab gigi berlubang dan memberikan penanganan yang sesuai dengan faktor yang mendasarinya, sehingga risiko komplikasi serius akibat gigi berlubang bisa dikurangi.

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Agar Sakit Gigi Tidak Kambuh

Makanan dan minuman tertentu bisa menyebabkan munculnya plak yang merusak gigi. Berikut beragam jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari agar sakit gigi tidak kambuh:

  1. Permen asam

Kandungan asam yang tinggi dalam permen asam bisa mengikis enamel, lapisan terluar gigi. Selain itu, permen asam memiliki tekstur kenyal yang dapat menempel pada gigi dalam jangka waktu yang lama. Akibatnya, sisa asam yang menempel bisa menyebabkan plak dan karang gigi yang bisa membusuk jika tidak dibersihkan.

2. Biskuit

Biskuit mengandung karbohidrat olahan yang bisa berubah menjadi gula dan memicu bakteri di dalam mulut. Selain itu, ketika dikunyah, biskuit bisa menumpuk di sela-sela gigi, terutama jika Anda jarang menyikat gigi.

3. Soda

Kandungan gula yang tinggi dalam minuman soda bisa merusak gigi dan bisa menyebabkan mulut kering. Mulut kering bisa menjadi ladang bakteri jahat untuk merusak gigi. Minuman bersoda juga bisa menyebabkan warna asli terlihat lebih gelap dan kusam. 

4. Kopi

Kopi juga perlu dihindari agar sakit gigi tidak kambuh. Kopi bisa meninggalkan noda dan mengubah warna gigi menjadi kuning. Selain itu, noda kopi yang menempel pada gigi bisa menarik partikel makanan dan bakteri penyebab kerusakan gigi.

5. Minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan dehidrasi dan mulut kering. Mulut kering bisa mengurangi air liur yang berperan penting untuk membersihkan mulut dari sisa makanan, serta mencegah iritasi dan infeksi pada mulut. Mulut kering juga bisa perkembangan kuman yang bisa menyebabkan kerusakan gigi dan infeksi mulut, seperti gusi bengkak.

Cara Merawat Gigi Berlubang di Rumah

Perawatan gigi berlubang juga bisa dilakukan di rumah, terutama jika kondisinya masih dalam tahap awal dan belum parah. Berikut beragam cara merawat gigi berlubang di rumah yang bisa diterapkan:

  1. Mengurangi makanan dan minuman yang manis

Ketika dikonsumsi, bakteri di dalam mulut akan mengubah gula dalam makanan dan minuman manis menjadi asam yang bisa merusak enamel gigi. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengurangi makanan dan minuman manis agar enamel gigi bisa membentuk mineral gigi, sehingga gigi berlubang tidak semakin parah.

2. Penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride

Penelitian menemukan bahwa menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi yang mengandung fluoride dapat mencegah gigi berlubang. Fluoride berperan penting dalam membentuk kembali enamel gigi, sehingga bisa mencegah gigi berlubang semakin parah.

3. Penggunaan bahan alami

Penggunaan bahan alami juga bisa menjadi cara merawat gigi berlubang yang efektif. Bahan-bahan alami, seperti minyak wijen, ekstrak akar manis, minyak cengkeh, dan minyak kepala, dapat melawan bakteri penyebab gigi berlubang dan mengurangi plak pada gigi. Caranya, Anda bisa mengusapkan bahan-bahan alami tersebut ke gigi berlubang dengan kapas, lalu diamkan sekitar 20 menit.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout