Blog

Memasuki musim penghujan, masuk angin adalah salah satu penyakit yang paling sering menyerang

Cara Menghilangkan Masuk Angin Secara Efektif

Memasuki musim penghujan, masuk angin adalah salah satu penyakit yang paling sering menyerang. Masuk angin sering dikaitkan dengan kondisi “tidak enak badan”, karena angin yang masuk ke dalam tubuh secara berlebihan. Bagaimana cara menghilangkan masuk angin?

Masuk angin diketahui hanya ada di Indonesia. Penyebab dan gejala masuk angin juga tidak tercatat dalam dunia medis. Selain itu, belum ada penelitian yang membuktikan secara medis terkait penyakit ini. Lalu, bagaimana cara menghilangkan masuk angin? Berikut penjelasannya.

Penyebab dan Gejala Masuk Angin

Seperti halnya penyakit flu, masuk angin ditandai oleh beberapa gejala, seperti badan demam dan lelah, kepala pusing, bahu terasa keras ketika ditekan, mual, batuk, perut kembung, hidung tersumbat, hingga radang tenggorokan.

Meski pakar kesehatan beranggapan bahwa masuk angin merupakan gejala flu, namun masyarakat tetap menganggap kedua penyakit tersebut berbeda.

Masuk angin bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pola makan tidak teratur yang menyebabkan perut mudah kembung, asupan kafein yang berlebihan, dan sering merokok. Salah satu kebiasaan buruk yang membuat Anda lebih rentan terkena masuk angin adalah sering begadang.

Cara Menghilangkan Masuk Angin

Masyarakat Indonesia umumnya melakukan “kerokan” sebagai cara mengatasi masuk angin. Meski demikian, cara tersebut dianggap kurang tepat, karena hanya akan membuat pori-pori kulit semakin terbuka dan angin akan semakin mudah masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, gejala seperti mual dan perut kembung, membuat kerokan menjadi cara yang tidak tepat, karena kerokan ditujukan untuk kulit, bukan bagian pencernaan. Oleh karena itu, jika Anda merasakan gejala masuk angin, berikut beberapa cara menghilangkan masuk angin secara efektif:

1. Perbanyak minum air putih

Ketika tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup, air akan membantu mengontrol suhu tubuh Anda dan mengurangi demam pada tubuh. Anda bisa mengonsumsi air putih atau teh manis hangat untuk membuat perut lebih nyaman dan mengurangi rasa mual, serta kembung. Ketika sedang masuk angin, sebaiknya hindari kafein dan minuman bersoda, karena hanya akan membuat perut semakin begah.

2. Istirahat yang cukup

Ketika Anda kurang istirahat, tubuh akan kehilangan tenaga. Hal ini menyebabkan Anda merasa lemas, lesu, hingga pusing. Anda perlu mengistirahatkan tubuh agar energi dan stamina yang hilang selama beraktivitas bisa kembali setelah Anda bangun tidur keesokan harinya. Nantinya, tubuh akan kembali segar dan bertenaga. Oleh karena itu, sebaiknya hindari begadang.

3. Konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga

Cara menghilangkan masuk angin yang efektif lainnya adalah mengonsumsi makanan bergizi dan tidak merokok. Anda perlu menjaga waktu makan dan jangan sampai terlambat makan, karena bisa memicu perut kembung akibat gas yang terakumulasi di dalam perut. Selain itu, Anda perlu berolahraga secara teratur agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

4. Memakai jaket ketika bepergian

Udara malam tidak pernah baik untuk kesehatan tubuh, karena bisa memicu paru-paru basah akibat angin yang terlalu sering menerpa dada. Hal ini memicu berbagai penyakit, termasuk masuk angin. Oleh karena itu, pastikan Anda mengenakan jaket dengan keadaan tertutup pada bagian depan untuk menghalau angin ke bagian depan tubuh.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout