Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan dan Pencegahannya
Melakukan perjalanan jauh bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama jika Anda sering mengalami mabuk perjalanan. Mabuk perjalanan adalah ketidaknyamanan ketika melakukan perjalanan darat, air, maupun udara. Kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala, seperti keringat dingin, pusing atau kepala kliyengan, sakit perut, mual dan muntah, hingga sulit menjaga keseimbangan tubuh. Mabuk perjalanan bisa dialami oleh semua orang, mulai dari anak-anak hingga lansia. Simak informasi selengkapnya mengenai penyebab dan cara mengatasi mabuk perjalanan, serta pencegahannya di artikel ini.
Penyebab Mabuk Perjalanan
Keseimbangan dan posisi tubuh diatur di telinga bagian dalam dan di otak, tepatnya otak kecil. Sistem saraf tubuh akan bekerja dan mengirim sinyal ke otak dan telinga bagian dalam ketika tubuh berada di posisi tertentu, misalnya duduk, berjalan, berputar, atau berdiri.
Ketika Anda sedang dalam perjalanan, keseimbangan tubuh dan sistem pengaturan posisi juga tetap bekerja. Namun, orang dengan kondisi tertentu mungkin lebih sensitif dan tidak mampu memproses sinyal saraf yang diterima dengan baik. Akibatnya, muncul beberapa gejala, seperti pusing, mual, atau tidak enak badan yang dikenal sebagai mabuk perjalanan.
Selain itu, ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko mabuk perjalanan, yaitu:
- Mengalami migrain
- Membaca buku atau bermain gadget di dalam kendaraan yang sedang melaju
- Memiliki riwayat vertigo atau mabuk perjalanan
- Memiliki gangguan pada telinga bagian dalam
- Mengalami perubahan hormonal, misalnya akibat penggunaan pil KB, kehamilan, atau menstruasi
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan
Meski tidak berbahaya, namun mabuk perjalanan bisa mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Untuk mengurangi ketidaknyamanannya, berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan:
- Mengonsumsi teh jahe atau permen mint
Mengonsumsi teh jahe atau permen mint dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah akibat mabuk perjalanan. Selain itu, aroma dan rasa jahe dan daun mint bermanfaat untuk menenangkan tubuh, sehingga Anda tetap nyaman selama perjalanan.
2. Hirup minyak angin atau aromaterapi
Jika Anda merasa mual selama perjalanan, coba hirup minyak angin atau aromaterapi. Minyak angin atau aromaterapi dapat membantu mengurangi mual dan ketidaknyamanan akibat mabuk perjalanan.
Beberapa minyak esensial yang bisa digunakan adalah minyak kayu putih, lemon, lavender, atau rempah-rempah, termasuk kapulaga dan adas.
3. Pejamkan mata dan istirahat sejenak
Cara mengatasi mabuk perjalanan berikutnya adalah memejamkan mata dan bernapas secara perlahan. Jika Anda bepergian dengan mobil, bukalah kaca jendela dan menghirup udara segar beberapa menit.
Selain itu, jika melakukan perjalanan jauh, Anda bisa beristirahat sejenak. Ketika turun dari mobil, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk berjalan kaki sambil menghirup udara segar di sekitar rest area.
4. Ubah posisi tubuh
Mabuk perjalanan bisa disebabkan oleh posisi duduk di mobil, terutama duduk menghadap ke belakang atau samping. Untuk mengurangi gejalanya, Anda bisa mengubah posisi duduk untuk menghadap ke depan.
5. Mengonsumsi makanan tertentu
Mengonsumsi makanan tertentu juga bisa menjadi cara mengatasi mabuk perjalanan yang efektif. Berikut beberapa makanan yang direkomendasikan:
- Jahe. Penelitian menemukan bahwa jahe dapat mengurangi aktivitas lambung yang tidak normal, mengurangi mual, serta mengurangi pelepasan vasopresin yang dipengaruhi oleh gerakan dalam perjalanan.
- Pisang. Kandungan protein dan kalium yang tinggi dalam pisang dapat mengurangi mual, serta memenuhi kebutuhan mineral dan memberikan nutrisi.
- Roti gandum. Roti gandum mudah dicerna oleh tubuh, sehingga tidak menyebabkan perut terasa penuh dan memicu rasa mual. Selain itu, gandum kaya serat yang bisa mengenyangkan lebih lama.
- Buah kering. Buah kering tinggi sodium yang bermanfaat untuk mencegah muntah atau mabuk ketika di perjalanan.
- Buah dengan rasa asam. Jeruk dapat mengurangi rasa mual akibat gerakan yang berlebihan.
6. Mendengarkan musik
Penelitian menemukan bahwa mendengarkan musik bisa menjadi salah satu cara mengatasi muntah pasca operasi. Meski diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya, namun mendengarkan musik dapat membantu mencegah gejala mabuk perjalanan, seperti mual dan muntah.
7. Nyalakan AC atau buka jendela
Mengarahkan AC ke arah Anda atau membuka kaca jendela mobil untuk menghirup udara segar dari luar ruangan adalah cara mengatasi mabuk perjalanan lainnya.
Menghirup udara segar dapat membantu memberikan sensasi pergerakan yang lebih sejalan dengan penglihatan. Dengan begitu, masalah sensorik antara mata dan telinga bagian dalam yang menjadi pemicu mabuk perjalanan bisa dikurangi.
8. Minum obat mabuk perjalanan
Jika cara-cara di atas tidak efektif mengatasi mabuk perjalanan, Anda bisa minum obat mabuk perjalanan, seperti dimenhydrinate atau scopolamine. Agar hasilnya lebih optimal, minum obat mabuk perjalanan sebelum Anda bepergian.
Cara Mencegah Mabuk Perjalanan
Mabuk perjalanan bisa dicegah dengan menerapkan beberapa cara, yaitu:
- Hindari perut kosong. Konsumsi makanan ringan sebelum melakukan perjalanan, namun hindari makanan pedas dan berlemak.
- Minum cukup air. Dehidrasi bisa memperburuk gejala mabuk perjalanan.
- Pilih posisi duduk yang strategis. Pilih tempat duduk yang paling stabil, seperti kursi depan mobil atau di atas sayap pesawat.
- Gunakan bantal leher. Bantal leher berfungsi untuk membantu menjaga kepala tetap stabil dan mengurangi gerakan.
- Hindari bau menyengat. Hindari aroma yang kuat dan menyengat, seperti parfum atau asap rokok.
Kapan harus ke dokter?
Mabuk perjalanan adalah kondisi yang tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan medis. Namun, Anda perlu segera ke dokter jika mengalami gejala-gejala berikut:
- Gejala semakin memburuk dan tidak berkurang dengan pengobatan rumahan.
- Muntah terus-menerus yang menyebabkan dehidrasi.
- Disertai dengan gejala lain, seperti sakit kepala parah, demam, atau gangguan penglihatan.
Dengan menerapkan cara-cara mengatasi mabuk perjalanan di atas, Anda bisa melakukan perjalanan yang menyenangkan tanpa rasa mual, muntah, dan pusing.
Selain itu, untuk mencegah mabuk perjalanan, Anda dianjurkan untuk menghindari beberapa aktivitas, seperti membaca buku atau menonton film di dalam kendaraan, atau makan terlalu banyak sebelum bepergian.
Jika Anda sudah menerapkan cara-cara di atas, namun gejala mabuk perjalanan tidak berkurang atau bahkan semakin parah, konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dengan begitu, dokter bisa memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Yuk, terapkan pola hidup sehat sekarang dengan beragam produk kesehatan, mulai dari obat hingga suplemen, hanya di Pyfa Health!





