Apa Itu Mental Illness: Diagnosis dan Perawatannya

apa itu mental ilness

Apa Itu Mental Illness: Diagnosis dan Perawatannya

Apa itu mental illness? Mental illness merupakan gangguan kesehatan mental yang mengacu pada kondisi yang memengaruhi suasana hati, pikiran, perasaan, dan perilaku. Mental illness bisa ditangani dengan beberapa cara, seperti terapi dengan psikiater dan obat-obatan.

Apa itu mental illness? Mental illness terjadi jika seseorang menunjukkan beberapa gejala gangguan jiwa. Jika psikiater mendiagnosis bahwa pasien menderita mental illness, berikut beberapa perawatan yang bisa diberikan: 

1. Terapi perilaku kognitif

Perawatan yang pertama adalah psikoterapi, yaitu terapi yang dilakukan untuk mengubah dan mengembangkan pola pikir dan perilaku dari negatif menjadi lebih positif. Terapi ini bisa diberikan kepada pasien gangguan bipolar, skizofrenia, dan gangguan kecemasan.

2. Terapi interpersonal

Terapi interpersonal bertujuan untuk memperbaiki hubungan dan cara pasien dalam berinteraksi dengan orang lain, misalnya keluarga, pasangan, dan teman-teman. Pasien akan diajarkan cara memiliki empati dan menyelesaikan konflik dengan orang lain. 

3. Terapi perilaku dialektis

Terapi ini umumnya digunakan untuk pasien dengan gangguan kepribadian ambang, namun juga bisa diberikan untuk jenis mental illness lainnya. Terapi ini bertujuan untuk membantu pasien mental illness mengelola dan merespons emosi secara positif.

4. Pengobatan

Selain perawatan melalu terapi, penderita mental illness juga akan diberikan obat-obatan yang diresepkan oleh psikiater. Obat-obatan tersebut diberikan untuk mengurangi gejala yang dirasakan pasien dan bukan untuk menyembuhkan mental illness. Berikut beberapa obat yang diberikan:

  • Obat antipsikotik, umumnya diberikan untuk pasien skizofrenia dan gangguan kecemasan kronis.
  • Obat penstabil mood, biasanya diresepkan untuk pasien gangguan bipolar.
  • Obat antidepresan, diresepkan untuk pasien depresi, gangguan makan, dan gangguan kecemasan.
  • Obat tidur dan obat penenang, biasanya diresepkan untuk pasien yang mengalami gangguan tidur dan gangguan kecemasan kronis.

Gejala Mental Illness

Setelah mengetahui beberapa perawatan untuk menangani pasien mental illness, Anda juga perlu mengetahui beberapa gejala mental illness. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi adanya mental illness sejak dini, sehingga mendapatkan penanganan yang tepat. 

Gejala mental ilness bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung penyakit dan tingkat keparahan. Gejala tersebut pada umumnya berasal dari gangguan pada pikiran, emosi, dan perilaku. Berikut beberapa di antaranya:

  • Perubahan suasana hati yang ekstrem
  • Kesulitan berpikir atau konsentrasi
  • Sedih berkepanjangan
  • Kekhawatiran, ketakutan, atau rasa bersalah yang berlebihan
  • Lelah yang berkepanjangan
  • Penarikan diri dari lingkungan sosial
  • Perubahan pola makan
  • Perubahan pola tidur
  • Ketidakmampuan dalam mengatasi masalah sehari-hari
  • Kecanduan alkohol atau obat-obatan terlarang
  • Kesulitan memahami situasi atau orang lain
  • Timbulnya pikiran untuk bunuh diri 

Untuk mencegah mental illness semakin parah, gejalanya perlu dikenali sejak dini dan diatasi. Namun, seringkali mental illness dianggap sebagai bukan penyakit, bahkan mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Hal ini menyebabkan penderita mental illness malu atau ragu untuk berkonsultasi dengan psikiater dan membuat kondisinya semakin parah. Padahal, mental illness bukanlah aib. Seperti halnya penyakit fisik, mental illness juga merupakan masalah medis yang bisa ditangani oleh ahlinya. Jadi, jika Anda atau orang-orang terdekat menunjukkan gejala-gejala mental illness di atas, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout