8 Penyebab Jerawat dan Cara Mengatasinya dengan Efektif

8 Penyebab Jerawat dan Cara Mengatasinya dengan Efektif

8 Penyebab Jerawat dan Cara Mengatasinya dengan Efektif

Jerawat adalah masalah kulit yang menyebalkan dan terjadi saat folikel rambut tersumbat oleh sel kulit mati, kotoran, atau minyak. Maka dari itu, banyak yang ingin mengetahui apa saja penyebab jerawat agar bisa menghindarinya. 

Jerawat bisa muncul pada siapa saja, baik remaja maupun orang dewasa. Selain memberikan rasa tidak nyaman, kemunculan jerawat juga sering kali mengurangi kepercayaan diri. 

Penyebab Jerawat Paling Umum

Berikut adalah berbagai penyebab jerawat yang paling umum terjadi dan perlu dihindari demi kesehatan dan kebersihan kulit.  

1. Produksi Sebum yang Berlebihan

Penyebab utama jerawat yang paling umum adalah produksi sebum atau minyak yang berlebihan di kulit. Sebum pada dasarnya berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. Namun, jika diproduksi dalam jumlah yang terlalu banyak, maka sebum bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.  

Produksi sebum yang berlebihan umumnya dipicu oleh perubahan hormon, stres yang berlebihan, dan faktor genetik. 

2. Penumpukan Sel Kulit Mati

Kulit secara alami akan melepaskan sel-sel mati. Namun, jika proses ini tidak berjalan dengan baik, maka sel kulit mati bisa menumpuk di permukaan kulit dan menyumbat pori-pori. 

Saat minyak dan bakteri terjebak dalam pori-pori yang tersumbat, maka jerawat pun dapat muncul. Oleh karena itu, eksfoliasi atau pengelupasan sel kulit mati secara teratur sangat penting untuk mencegah jerawat.

3. Bakteri Penyebab Jerawat

Bakteri Propionibacterium acnes adalah salah satu penyebab utama munculnya jerawat. Bakteri ini hidup di dalam folikel rambut dan berkembang dalam kondisi berminyak. Ketika pori-pori tersumbat, bakteri ini dapat memperparah peradangan dan menyebabkan jerawat meradang, seperti papula, pustula, dan nodul.

4. Perubahan Hormon

Perubahan hormon, terutama saat masa pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause, dapat meningkatkan produksi sebum, sehingga menumbuhkan jerawat.   

Ini karena pada masa-masa itu, hormon androgen, seperti testosteron, merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan pertumbuhan jerawat yang tentunya tidak diinginkan.  

5. Pola Makan yang Tidak Sehat

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa makanan yang tinggi gula dan produk susu juga dapat memperburuk jerawat. Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti: makanan manis, makanan olahan, dan junk food, dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Hal itulah yang memicu produksi minyak berlebih dan peradangan pada kulit.

6. Stres yang Berlebihan

Stres memang tidak secara langsung bisa menyebabkan jerawat. Namun, hal ini dapat memperburuk kondisi kulit. Saat seseorang mengalami stres, maka tubuh akan melepaskan hormon kortisol yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Akibatnya, risiko pori-pori tersumbat dan munculnya jerawat menjadi lebih tinggi. 

7. Penggunaan Skincare yang Tidak Cocok

Menggunakan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga dapat memicu jerawat. Misalnya, produk berbahan dasar minyak bisa menyumbat pori-pori pemilik kulit berminyak. Oleh karena itu, penting untuk memilih produk yang non-comedogenic dan sesuai dengan jenis kulit.

8. Kurang Menjaga Kebersihan Wajah

Membersihkan wajah dengan benar adalah langkah penting dalam mencegah jerawat. Kotoran, minyak, dan sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Sebaiknya cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut agar kulit tetap bersih tanpa kehilangan kelembapannya.

Cara Mengatasi Jerawat dengan Efektif

Setelah mengetahui penyebab jerawat, berikut adalah berbagai cara efektif untuk mengatasinya:

  • Gunakan pembersih wajah yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit.
  • Eksfoliasi secara teratur (1-2 kali seminggu untuk kulit kering dan sensitif atau 3 kali seminggu untuk kulit berminyak) guna mengangkat sel kulit mati dan mencegah tersumbatnya pori-pori. 
  • Gunakan produk non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.
  • Hindari makanan berlemak dan tinggi gula. 
  • Perbanyak konsumsi buah, sayur, dan air putih.
  • Kelola stres dengan baik, seperti dengan berolahraga, meditasi, atau melakukan aktivitas lainnya yang menyenangkan. 
  • Jangan menyentuh atau memencet jerawat, karena dapat menyebabkan infeksi dan bekas luka.
  • Gunakan obat jerawat yang mengandung benzoyl peroxide, salicylic acid, atau retinoid, sesuai dengan rekomendasi dokter.

Dengan memahami penyebab jerawat dan cara mengatasinya, Anda bisa mendapatkan kulit yang lebih bersih dan sehat secara alami. Jika jerawat semakin parah dan sulit diatasi dengan perawatan biasa, segera konsultasikan dengan dokter kulit.  

Share this post

Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout