7 Pertolongan Pertama Perut Kembung pada Anak
Perut anak tiba-tiba membesar, terasa keras, dan membuatnya rewel atau menangis bisa jadi tanda perut kembung.
Kondisi ini umum terjadi, terutama pada bayi dan balita, tapi tetap bisa membuat orang tua khawatir.
Masalah pencernaan ringan seperti gas yang terjebak di usus sering kali menjadi penyebab utama perut kembung.
Oleh sebab itu, pertolongan pertama perut kembung pada anak berfokus pada membantu tubuhnya mengeluarkan gas secara alami dan aman.
Mengapa Anak Bisa Mengalami Perut Kembung?
Gas yang terjebak membuat perut terasa penuh, begah, tegang, dan terkadang nyeri. Perut kembung terjadi ketika gas terperangkap di dalam saluran cerna. Pada anak, hal ini bisa terjadi karena:
- Menelan udara saat menyusu atau makan
- Pencernaan yang belum sempurna
- Makan terlalu cepat
- Konsumsi makanan tertentu
- Kurang minum atau sembelit
Pertolongan Pertama Perut Kembung pada Anak
Berikut langkah pertolongan pertama perut kembung pada anak yang bisa Anda lakukan di rumah:
1. Gerakan Mengayuh Sepeda
Baringkan anak dengan posisi telentang, lalu gerakkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda.
Gerakan lembut ini membantu merangsang usus dan mendorong gas keluar secara alami.
2. Pijat Lembut Perut Anak
Pijatan perut bertujuan menggerakkan gas yang terperangkap agar menuju usus besar dan akhirnya keluar.
Arah pijatan sebaiknya mengikuti jalur kerja usus, yaitu dari kanan bawah ke kiri bawah perut anak (dari sisi kiri Anda ke kanan saat menghadap anak).
Beberapa teknik pijat yang bisa Anda coba:
- Hands of a Clock
Bayangkan jam di perut anak. Mulai dari posisi pukul 7 atau 8, lalu pijat perlahan searah jarum jam membentuk setengah lingkaran.
- Paddling
Gunakan sisi luar telapak tangan, tekan lembut dari bawah tulang rusuk ke arah bawah perut secara bergantian.
- Fulling
Letakkan kedua ibu jari di atas pusar anak, lalu tekan perlahan sambil menggeser ke arah luar.
- I Love You
Gambar huruf I, L, dan U terbalik di perut anak dengan gerakan lembut. Selain membantu gas bergerak, teknik ini juga menenangkan secara emosional.
- Moonwalking
Gerakkan dua jari dari sisi kiri perut atas ke kanan secara perlahan.
3. Kompres Hangat
Pertolongan pertama perut kembung pada anak selanjutnya adalah kompres hangat. Kehangatan membantu melemaskan otot perut sehingga gas lebih mudah keluar.
Tempelkan handuk hangat atau botol air hangat pada perut anak. Pastikan suhunya tidak terlalu panas dan selalu lapisi dengan kain.
4. Berikan Air Hangat
Untuk anak yang sudah bisa minum air, berikan air hangat. Minuman hangat membantu merangsang gerakan usus yang mendorong gas keluar dan mengurangi kram.
5. Berikan Teh Herbal
Selain air hangat, anak yang lebih besar juga boleh diberikan teh chamomile, jahe, atau peppermint.
Teh-teh herbal tersebut dikenal dapat membantu mengurangi gas dan melancarkan pencernaan.
Minuman ini juga membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut, sehingga tepat menjadi pertolongan pertama perut kembung pada anak.
6. Ajari Teknik Pernapasan
Untuk anak yang lebih besar, Anda bisa mengajarkan pernapasan dalam:
- Berbaring dan tutup mata
- Letakkan satu tangan di dada dan satu di perut
- Tarik napas lewat hidung 4 detik
- Tahan 2 detik
- Hembuskan perlahan selama 6 detik
Ulangi selama 5–15 menit. Pernapasan diafragma membantu mendorong gas keluar dan mengurangi stres, yang sering memperburuk kembung.
7. Pantau Pola Makan
Setelah melakukan pertolongan pertama perut kembung pada anak, Anda perlu memantau pola makan anak untuk mencegah perut kembung terjadi lagi.
Beberapa makanan bisa memicu gas, seperti:
- Buah dan sayur tinggi fruktosa
- Makanan berlemak dan gorengan
- Kacang-kacangan
- Brokoli, kol, dan kembang kol
- Pemanis buatan
Tips yang bisa Anda terapkan:
- Kenalkan makanan baru satu per satu
- Catat makanan yang memicu kembung
- Ajari anak mengunyah makanan sampai halus
- Pilih air putih daripada jus
- Tetapkan jadwal makan
- Tingkatkan asupan serat secara bertahap
Bolehkah Memberikan Obat Kembung pada Anak?
Memberikan obat kembung pada anak sebenarnya boleh, tapi tidak bisa dilakukan sembarangan.
Perut kembung pada anak umumnya disebabkan oleh gas yang terperangkap di saluran cerna atau karena pencernaannya belum bekerja optimal.
Dalam banyak kasus ringan, pertolongan pertama perut kembung pada anak seperti pijat perut dan kompres hangat sudah cukup untuk meredakan keluhan tanpa perlu obat.
Namun, bila anak terlihat sangat tidak nyaman, terus menangis, atau sulit tidur karena kembung, dokter bisa mempertimbangkan pemberian obat tertentu.
Berikut beberapa jenis obat yang sering digunakan dan hal yang perlu Anda pahami sebelum memberikannya:
1. Obat Anti-Gas (Simetikon)
Obat ini bekerja dengan memecah gelembung gas di dalam perut dan usus sehingga gas lebih mudah keluar. Simetikon banyak dijual bebas dan secara umum dianggap aman untuk anak.
Meski begitu, efektivitasnya tidak selalu sama pada setiap anak. Beberapa anak merasa lebih nyaman setelah meminumnya, sementara yang lain tidak menunjukkan banyak perubahan. Anda juga perlu memastikan tidak mengombinasikannya dengan obat lain yang mengandung simetikon agar tidak terjadi kelebihan dosis.
Hindari pula produk simetikon yang mengandung sodium benzoate atau benzoic acid, karena bahan ini kurang dianjurkan untuk bayi dan anak kecil.
2. Antasida
Antasida berfungsi menetralkan asam lambung. Obat ini bisa membantu bila perut kembung disertai gejala lain seperti perih di ulu hati, muntah, atau refluks asam.
Namun, antasida tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang pada anak, karena dapat mengganggu keseimbangan mineral dan memicu efek samping seperti sembelit atau diare. Oleh karena itu, pemberian antasida sebaiknya selalu atas saran dokter.
3. Probiotik
Probiotik mengandung mikroorganisme baik yang membantu menyeimbangkan flora usus.
Pada beberapa anak, probiotik terbukti dapat mengurangi kembung, diare, dan gangguan pencernaan ringan.
Namun, tidak semua probiotik memiliki efek yang sama. Ada banyak jenis dan strain berbeda, sehingga penting untuk memilih yang sesuai dengan kondisi anak.
Konsultasi dengan dokter anak akan membantu menentukan jenis dan dosis yang tepat.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Perut yang membuncit ringan dan terasa lembut biasanya tidak berbahaya. Namun, segera cari bantuan medis jika perut kembung disertai:
- Usia di bawah 3 bulan dan diare atau muntah
- Muntah atau tinja berdarah
- Tidak bisa buang air besar
- Perut keras dan nyeri
- Nyeri perut hebat mendadak
- Sulit bernapas
- Riwayat cedera perut
- Sedang menjalani pengobatan kanker
Jika kembung sering berulang, dokter perlu memeriksa kemungkinan kondisi lain seperti intoleransi makanan atau gangguan pencernaan.
Selain menerapkan pertolongan pertama perut kembung pada anak, Anda harus tetap melakukan pemantauan dan pemeriksaan medis untuk memastikan kesehatan si kecil tetap terjaga.
Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan beli suplemen dan obat terpercaya dari Pyfa Health!





