7 Gejala Tipes pada Anak yang Perlu Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

7 Gejala Tipes pada Anak yang Perlu Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

7 Gejala Tipes pada Anak yang Perlu Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

ditinjau oleh dr. Carlinda Nekawaty

Tipes adalah penyakit infeksi yang sering menyerang anak-anak. Memahami gejala tipes pada anak sangat penting untuk deteksi dini agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang serius.

Berdasarkan buku Sembuh dan Sehat dengan Swamedikasi, Erik Arya Tandi, (2023:145), penyakit tipes bisa menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Penyebab utamanya adalah bakteri Salmonella typhi yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Sanitasi yang buruk dapat menyebabkan penularan bakteri ini.  

7 Gejala Tipes pada Anak yang Perlu Diwaspadai 

Gejala tipes pada anak bisa berkembang secara perlahan dan terkadang sulit dikenali pada tahap awal. Namun, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat, penting untuk mengetahui gejalanya.  

1. Demam Berkepanjangan

Demam tinggi menjadi gejala utama tipes. Suhu tubuh anak bisa mencapai 39–40 derajat celsius, terutama pada malam hari. Demam biasanya tidak turun meski sudah diberi obat penurun panas. Kondisi ini perlu diperhatikan karena bisa menjadi tanda awal infeksi bakteri. 

2. Sakit Perut  

Gejala tipes yang dialami anak-anak sering kali melibatkan gangguan pencernaan, seperti: mual, sakit perut, atau muntah. Anak juga mungkin mengalami kehilangan nafsu makan. Jika gejala ini muncul bersamaan dengan demam, maka ada kemungkinan besar anak terinfeksi tipes. 

3. Diare atau Konstipasi

Anak dengan tipes bisa mengalami diare dengan tinja berwarna kehijauan atau bahkan konstipasi. Kondisi ini tergantung pada respon tubuh anak terhadap infeksi. Pastikan anak terhidrasi dengan baik selama mengalami gejala ini. 

4. Tubuh Lemas dan Tidak Bertenaga

Infeksi bakteri menyebabkan tubuh anak kehilangan energi, sehingga anak tampak lemas dan tidak aktif. Gejala ini sering diiringi oleh wajah pucat dan lesu. Jika anak menunjukkan tanda ini, segera periksakan ke dokter. 

5. Sakit Kepala dan Nyeri Otot

Gejala tipes yang dialami anak juga bisa berupa sakit kepala yang intens dan nyeri otot. Kondisi ini membuat anak merasa tidak nyaman dan kesulitan menjalani aktivitas harian. Istirahat yang cukup sangat dianjurkan untuk membantu proses pemulihan. 

6. Lidah Berlapis Putih

Ciri khas lain dari tipes adalah perubahan pada lidah anak. Bagian tengah lidah terlihat putih, sedangkan tepinya berwarna merah. 

7. Penurunan Berat Badan

Anak yang terkena tipes cenderung kehilangan berat badan akibat kurangnya asupan makanan. Hal ini disebabkan oleh mual, muntah, dan hilangnya nafsu makan. Perhatikan pola makan anak agar nutrisi tetap tercukupi selama masa sakit.

Cara Mengatasi Gejala Tipes pada Anak

Jika gejala tipes mulai terdeteksi, maka langkah pertama adalah segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk diagnosis dan pengobatan. Dokter umumnya akan memberikan antibiotik untuk melawan infeksi bakteri. Selain itu, pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Anak juga perlu istirahat total untuk mempercepat pemulihan. Berikan makanan yang lembut dan mudah dicerna, seperti bubur atau sup, guna menjaga kesehatan sistem pencernaan. Dengan penanganan yang tepat, gejala tipes pada anak bisa segera mereda tanpa komplikasi. 

Memahami gejala tipes pada anak dan mengambil tindakan penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah semakin parahnya penyakit ini. 

Namun, mencegah tentu selalu lebih baik daripada mengobati. Untuk mencegah terjadinya gejala tipes pada anak, jaga kebersihan makanan dan minuman serta perhatikan kondisi kesehatan anak. Pastikan juga kebutuhan hidrasinya terpenuhi dengan tepat dan anak tidak kelelahan.    

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout