5 Makanan Pendukung Imun Anak agar Tetap Sehat dan Aktif

5 Makanan Penambah Imun Anak agar Tetap Sehat dan Aktif

5 Makanan Pendukung Imun Anak agar Tetap Sehat dan Aktif

ditinjau oleh dr. Carlinda Nekawaty

Anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang tepat untuk menjaga imunitas tetap optimal. Untuk meningkatkan kinerja sistem imun, maka sangat penting bagi orang tua untuk memberikan makanan pendukung imun anak. 

Selain agar terhindar dari berbagai jenis penyakit, nutrisi dari makanan yang bisa mendukung imun juga mendukung pertumbuhan fisik dan keaktifan anak dalam menjalani berbagai kegiatan, baik itu saat belajar di sekolah maupun saat bermain.  

Pentingnya Makanan Pendukung Imun Anak

Makanan pendukung imun anak sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan tubuhnya. Imunitas anak-anak masih dalam tahap perkembangan, sehingga penting bagi orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang mendukung sistem kekebalan tubuh. 

Makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan mampu memperkuat daya tahan tubuh, sehingga anak-anak tidak mudah sakit sekalipun berada di lingkungan yang rentan terhadap penyakit. Berikut adalah berbagai makanan yang dapat mendukung imun anak.

1. Buah-buahan Segar

Aneka buah segar, seperti: jeruk, kiwi, stroberi, dan mangga kaya akan vitamin C, yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan serat dalam buah-buahan tersebut juga membantu menjaga pencernaan tetap sehat.  

2. Sayuran Hijau

Aneka sayuran hijau, seperti: brokoli, bayam, dan kale mengandung banyak vitamin, termasuk vitamin A, C, dan K, serta mineral seperti zat besi, yang baik untuk memperkuat imun tubuh anak-anak.  

Berdasarkan jurnal yang diterbitkan cfns.ugm.ac.id, beberapa sayuran dan bumbu yang dikenal dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh adalah brokoli, bayam, buncis, wortel, bawang putih, jahe, dan kunyit. 

3. Protein Berkualitas

Protein adalah komponen penting dalam pembentukan sistem imun. Contoh sumber protein yang baik berasal dari ayam, telur, ikan, dan kacang-kacangan, seperti almond dan kacang kedelai. 

4. Probiotik 

Makanan dengan kandungan probiotik, seperti yogurt, mampu membantu menjaga kesehatan usus. Hal ini sangat penting, karena usus yang sehat berkontribusi besar pada sistem kekebalan tubuh.   

5. Madu 

Madu mengandung antioksidan dan memiliki sifat antimikroba yang mampu membantu melawan infeksi. Namun, jangan memberikan madu kepada anak di bawah usia satu tahun, karena berisiko mengakibatkan penyakit botulisme. 

Pentingnya Konsistensi dalam Memberikan Makanan Sehat

Setelah mengetahui jenis makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, penting untuk mengolahnya dengan cara yang benar. Hindari memasak terlalu lama agar nutrisi dalam makanan tetap terjaga. 

Buah-buahan dapat diberikan dalam bentuk segar atau diolah menjadi jus tanpa tambahan gula, karena buah-buahan pun umumnya sudah mengandung gula alami. Untuk sayuran, pengolahan dengan cara kukus atau tumis ringan lebih disarankan dibandingkan dengan cara menggoreng.

Berikan makanan pendukung imun kepada anak secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, pastikan anak-anak juga mendapatkan pola makan seimbang dengan tambahan karbohidrat dan lemak sehat. Ingatlah juga untuk melibatkan anak-anak dalam memilih dan menyiapkan makanan agar anak-anak lebih antusias dalam mengonsumsinya.

Makanan pendukung imun anak memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung aktivitas sehari-hari. Dengan memberikan makanan yang tepat, seperti buah-buahan, sayuran hijau, protein berkualitas, yogurt, dan madu, daya tahan tubuh dapat meningkat secara signifikan.

Pastikan makanan ini diberikan secara rutin dan dengan cara pengolahan yang sehat untuk mendapatkan manfaat maksimal. Dengan menjaga asupan nutrisi yang baik, anak-anak tidak hanya lebih tahan terhadap penyakit, tetapi juga lebih aktif dan ceria dalam menjalani hari-hari.

Share this post


Best Seller Products

has been added to your cart.
Checkout