10 Tips Menghindari Penyakit di Tempat Wisata
Pasti Anda kesal kalau jatuh sakit saat liburan, kan? Tempat wisata memang sering menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang dari berbagai daerah, sehingga risiko penularan penyakit lebih tinggi.
Jadi, menerapkan tips menghindari penyakit di tempat wisata sangat penting agar Anda tetap sehat dan bisa menikmati perjalanan tanpa gangguan.
Penyakit Umum Saat Liburan yang Perlu Anda Waspadai
Berikut beberapa penyakit umum saat liburan yang paling sering dialami wisatawan:
- Flu, pilek, dan batuk akibat infeksi virus di tempat ramai.
- Diare atau keracunan makanan akibat makanan atau minuman terkontaminasi, es batu dari air tidak bersih, serta buah atau sayur yang tidak dicuci dengan baik.
- Dehidrasi karena lupa minum saat liburan, apalagi jika cuaca panas atau banyak berjalan kaki.
- Mabuk perjalanan karena perjalanan jauh dengan mobil, kereta, bus kapal, atau pesawat.
- Infeksi jamur atau bakteri pada kulit akibat lingkungan lembap, kolam renang umum, atau handuk yang tidak bersih.
- Kulit terbakar karena terlalu lama berada di bawah matahari tanpa perlindungan.
- Gigitan serangga yang menularkan penyakit seperti demam berdarah, malaria, atau chikungunya, terutama di daerah tropis.
- Gangguan tidur karena perubahan zona waktu atau perubahan jadwal tidur.
Tips Menghindari Penyakit di Tempat Wisata
Perubahan cuaca, pola makan, jam tidur, dan paparan banyak orang justru membuat tubuh lebih rentan sakit. Ini berbagai tips menghindari penyakit saat Anda sedang berlibur:
1. Biasakan Mencuci Tangan
Salah satu tips menghindari penyakit di tempat wisata yang paling efektif adalah rajin mencuci tangan.
Mencuci tangan secara rutin membantu menghilangkan kuman, mencegah Anda tertular penyakit, dan menghindari penyebaran kuman ke orang lain.
Gunakan sabun dan air mengalir setiap kali memungkinkan. Jika tidak ada, gunakan hand sanitizer yang mengandung minimal 60% alkohol.
Selain itu, hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dibersihkan. Jika Anda perlu menyentuh wajah, pastikan tangan sudah bersih terlebih dahulu.
2. Tutup Mulut dan Hidung Saat Batuk atau Bersin
Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin adalah bagian penting dari tips menghindari penyakit di tempat wisata.
Gunakan tisu atau lengan baju bagian dalam, bukan telapak tangan, agar kuman tidak menyebar ke permukaan yang Anda sentuh.
Usahakan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit. Jika Anda sendiri merasa tidak enak badan selama perjalanan, sebaiknya tetap berada di tempat menginap kecuali jika Anda perlu mendapatkan perawatan medis.
3. Gunakan Losion atau Semprotan Anti Nyamuk
Serangga seperti nyamuk, kutu, dan tungau dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya, termasuk malaria, demam berdarah, Zika, dan chikungunya.
Karena itu, penggunaan losion atau semprotan anti serangga menjadi salah satu tips menghindari penyakit di tempat wisata yang sangat penting.
Aplikasikan sunscreen terlebih dahulu, tunggu hingga kering, lalu gunakan obat anti nyamuk.
Gunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang saat berada di luar ruangan untuk perlindungan tambahan.
4. Perhatikan Makanan dan Minuman
Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan diare wisatawan dan berbagai penyakit lain.
Risiko ini lebih tinggi saat Anda bepergian ke daerah dengan standar kebersihan yang berbeda.
Sebagai bagian dari tips menghindari penyakit di tempat wisata, pilih makanan yang lebih aman, seperti makanan yang disajikan panas dan baru dimasak. Hindari daging, seafood, dan telur mentah atau setengah matang.
Perhatikan juga kebersihan tempat makan, terutama pedagang kaki lima. Jika makanan dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Untuk buah dan sayuran, cucilah dengan air yang aman atau pilih buah berkulit tebal yang bisa Anda kupas sendiri. Lebih baik minum dari air botolan untuk memastikan kebersihannya.
5. Hindari Menyentuh atau Memberi Makan Hewan
Hewan di tempat wisata mungkin terlihat lucu dan jinak, tapi tetap berpotensi menularkan penyakit.
Salah satu tips menghindari penyakit di tempat wisata adalah tidak menyentuh atau memberi makan hewan, termasuk hewan peliharaan.
Hewan bisa membawa rabies dan infeksi lain, dan gigitan atau cakaran dapat menyebabkan infeksi bakteri yang membutuhkan antibiotik.
Jika Anda tergigit atau tergores hewan, segera cari bantuan medis. Pastikan juga vaksin tetanus Anda masih berlaku sebelum bepergian.
6. Gunakan Sunscreen
Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15 setiap kali bepergian. Perlindungan dari sinar matahari tidak hanya dibutuhkan di pantai atau daerah tropis, karena kulit tetap bisa terbakar meskipun cuaca mendung atau dingin.
Kalau Anda berada di daerah panas, kenakan pakaian longgar, ringan, dan berwarna terang.
Sebaliknya, di daerah dingin, gunakan pakaian hangat yang terdiri dari beberapa lapisan agar tubuh tetap nyaman.
7. Gunakan Masker di Tempat Ramai
Meskipun COVID-19 tidak lagi separah dulu, risiko penularan penyakit tetap ada, terutama di ruang tertutup seperti pesawat, bandara, dan tempat ramai.
Menggunakan masker menjadi tips menghindari penyakit di tempat wisata. Sebab, masker dapat membantu mengurangi paparan kuman dari udara yang bersirkulasi.
Sebaiknya Anda membawa beberapa masker cadangan jika salah satunya kotor atau rusak. Masker berkualitas tinggi seperti N95 lebih efektif untuk melindungi diri di lingkungan yang padat orang.
Selain itu, masker juga membantu mencegah Anda menyentuh hidung dan mulut dengan tangan yang mungkin kotor.
8. Pastikan Cukup Minum
Perjalanan jauh, terutama dengan pesawat atau kendaraan tertutup, dapat membuat tubuh cepat kehilangan cairan.
Kekurangan cairan bisa menyebabkan lelah, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, selalu bawa botol minum dan biasakan minum air putih secara rutin selama perjalanan.
9. Siapkan Perlengkapan Kesehatan Pribadi
Selain perlengkapan mandi, jangan lupa membawa perlengkapan kesehatan pribadi. Isi travel kit Anda dengan:
- Hand sanitizer ukuran kecil berbasis alkohol
- Obat pribadi beserta resepnya
- Obat pereda nyeri dan penurun demam
- Obat flu, batuk, atau hidung tersumbat jika Anda sering mengalaminya
- Obat lambung dan diare
- Obat atau alat bantu mabuk perjalanan
- Losion atau semprotan anti nyamuk
- Sunscreen dan lip balm dengan SPF
- Perlengkapan P3K dasar seperti plester dan antiseptik
- Masker cadangan
Perlengkapan ini membantu Anda lebih siap menghadapi gangguan kesehatan kecil selama perjalanan.
10. Cukup Istirahat
Salah satu penyebab Anda mudah sakit saat traveling adalah terlalu memaksakan diri. Tidur yang cukup membantu memperkuat sistem imun.
Untuk mengurangi jet lag, sesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tujuan dan habiskan waktu di luar ruangan agar tubuh mendapat paparan cahaya alami.
Bila muncul gejala tidak biasa selama perjalanan, jangan diabaikan. Segera cari bantuan medis saat Anda merasa tidak enak badan.
Terapkan mengikuti tips menghindari penyakit di tempat wisata di atas, ya! Mulai dari rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, melindungi diri dari serangga, menggunakan masker, sampai cukup istirahat.
Anda pun bisa menikmati perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Liburan yang menyenangkan selalu dimulai dari tubuh yang sehat!Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan beli suplemen dan obat terpercaya dari Pyfa Health!





