10 Pertolongan Pertama Asam Lambung Naik di Malam Hari
Asam lambung yang naik saat malam hari biasanya terasa lebih mengganggu karena muncul ketika tubuh seharusnya beristirahat. Sensasi panas di dada, mual, hingga sulit tidur bisa membuat kualitas istirahat menurun.
Jadi, penting bagi Anda untuk mengetahui pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari agar keluhan tidak semakin parah dan tidur tetap nyaman.
Gejala Asam Lambung Naik di Malam Hari
Asam lambung naik atau heartburn dapat menimbulkan sensasi panas atau terbakar di area lambung, dada, hingga tenggorokan.
Selain itu, beberapa gejala lain yang sering dirasakan antara lain:
- Sulit menelan
- Nyeri dada
- Mual
Jika keluhan tersebut muncul secara rutin, kondisi ini dapat menjadi tanda penyakit refluks asam kronis atau GERD (gastroesophageal reflux disease).
Penyebab Asam Lambung Naik Malam Hari
Asam lambung naik terjadi ketika isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan akibat melemahnya katup kerongkongan bagian bawah (lower esophageal sphincter).
Katup ini berfungsi seperti pintu yang terbuka saat makanan masuk ke lambung dan menutup kembali untuk mencegah isi lambung naik. Ketika fungsinya melemah, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan katup kerongkongan melemah atau terlalu sering rileks meliputi:
- Kebiasaan merokok
- Obesitas
- Kehamilan
- Hernia hiatus
- Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat antiinflamasi nonsteroid dan beberapa obat untuk gangguan depresi
Selain faktor tersebut, gangguan tidur juga berperan dalam memperparah refluks asam. Kurang tidur dapat meningkatkan sensitivitas kerongkongan terhadap asam lambung.
Akibatnya, asam lambung yang naik saat malam hari cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan yang terjadi di siang hari.
Kombinasi antara kualitas tidur yang terganggu dan gejala yang semakin parah dapat berdampak negatif pada kenyamanan serta kualitas hidup penderitanya.
Pertolongan Pertama Asam Lambung Naik Malam Hari
Berikut beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari yang bisa Anda lakukan.
1. Konsumsi Obat Apotek Sesuai Kebutuhan
Obat yang dijual bebas di apotek adalah pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari. Beberapa pilihan obat yang umum digunakan antara lain:
- Antasida
- Penghambat reseptor H2, seperti cimetidine dan famotidine
- Proton pump inhibitor (PPI), seperti omeprazole
Jika setelah mengonsumsi obat-obatan tersebut keluhan tidak juga membaik, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter.
2. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu
Makanan dan minuman tertentu dapat memicu asam lambung naik, terutama saat dikonsumsi menjelang tidur. Beberapa pemicunya meliputi:
- Alkohol
- Minuman berkafein
- Makanan pedas
- Buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon
- Tomat
- Cokelat
- Peppermint
- Makanan gorengan dan berlemak
Sebagai alternatif, Anda dapat memilih makanan yang lebih ramah untuk lambung, seperti:
- Buah dan sayuran
- Biji-bijian utuh
- Lemak sehat dari alpukat, zaitun, dan ikan berlemak
- Daging tanpa lemak
- Telur
3. Perbaiki Kebiasaan Tidur
Mengubah kebiasaan tidur merupakan bagian penting dari pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan antara lain:
- Meninggikan posisi kepala tempat tidur sekitar 15–20 cm
- Tidak langsung berbaring setidaknya 2–3 jam setelah makan
- Tidak makan berat sebelum tidur
- Tidur miring ke sisi kiri untuk membantu mengurangi refluks asam
- Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari
- Menciptakan suasana kamar yang tenang, gelap, dan bebas gangguan gadget
- Menghindari kafein setidaknya 8 jam sebelum tidur
4. Konsumsi Suplemen Melatonin Jika Diperlukan
Melatonin adalah hormon yang diproduksi tubuh menjelang tidur dan berperan dalam mengatur siklus tidur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melatonin dapat membantu meredakan gejala GERD dan asam lambung naik, terutama di malam hari.
Tidur yang lebih dalam diketahui dapat mengurangi keluhan GERD. Selain itu, melatonin juga dilaporkan mampu menurunkan produksi asam lambung dan membantu katup kerongkongan tetap tertutup dengan baik.
Dengan demikian, melatonin berpotensi membantu melalui dua mekanisme, yaitu memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi faktor pemicu refluks asam.
Meski demikian, konsumsi suplemen sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
5. Minum Teh Herbal
Teh herbal seperti chamomile dan jahe dapat menjadi pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari.
Teh herbal membantu menenangkan saluran pencernaan dan meredakan keluhan seperti mual atau perut tidak nyaman.
Teh jahe diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi rasa mual.
Namun, tidak semua teh herbal cocok untuk semua orang. Peppermint, misalnya, justru dapat memicu asam lambung naik pada sebagian orang.
Selain itu, beberapa herbal dapat berinteraksi dengan obat resep. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi teh herbal tertentu.
Untuk penyajian, gunakan sekitar 1 sendok teh herbal kering per 1 cangkir air panas, lalu seduh sesuai jenis bahan yang digunakan.
6. Minum Air Putih
Air putih memiliki pH netral, yaitu sekitar 7, sehingga dapat membantu sedikit menaikkan pH lambung.
Air putih juga berperan dalam melancarkan pencernaan serta membantu pergerakan makanan dari lambung ke usus halus. Kondisi ini dapat membantu mengurangi gejala asam lambung naik.
Selain air putih, air kelapa tanpa tambahan gula juga bisa menjadi pilihan yang baik bagi penderita asam lambung atau GERD.
Minuman ini mengandung elektrolit alami, seperti kalium, yang membantu menjaga keseimbangan pH tubuh. Keseimbangan ini penting untuk membantu mengontrol asam lambung.
7. Pantau Gejala yang Muncul
Mencatat pola makan dan gejala dalam buku harian makanan dapat membantu Anda mengenali makanan atau kebiasaan yang memicu asam lambung naik.
Catatan ini juga bisa sangat bermanfaat saat Anda berkonsultasi dengan dokter, karena membantu tenaga medis memahami kondisi Anda secara lebih menyeluruh.
Hal yang bisa Anda catat meliputi:
- Jenis dan waktu makanan yang dikonsumsi
- Gejala yang muncul dan kapan terjadinya
- Durasi gejala yang dirasakan
8. Kontrol Stres
Stres diketahui berkaitan dengan meningkatnya gejala asam lambung dan GERD. Saat stres, tubuh dapat memproduksi asam lambung lebih banyak atau membuat gejala terasa lebih berat.
Mengelola stres dengan baik dapat menjadi bagian penting dari pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari.
9. Jaga Berat Badan Tetap Sehat
Kelebihan berat badan atau obesitas juga sering dikaitkan dengan asam lambung dan GERD.
Lemak berlebih, terutama di area perut, dapat menekan lambung dan mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.
Pada beberapa kasus, menurunkan berat badan dapat membantu meredakan gejala. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter dahulu untuk mengetahui metode penurunan berat badan yang dianjurkan dan aman.
10. Lakukan Perubahan Gaya Hidup
Selain langkah-langkah di atas, perubahan gaya hidup juga berperan besar dalam mencegah asam lambung naik, apalagi di malam hari. Penyesuaian yang dapat dilakukan yaitu:
- Mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol
- Berhenti merokok
- Menjaga atau mencapai berat badan yang ideal
Perubahan gaya hidup yang konsisten dapat membantu menurunkan frekuensi kambuhnya asam lambung dan mendukung kesehatan pencernaan jangka panjang.
Lakukan pertolongan pertama saat asam lambung naik di malam hari agar Anda kembali nyaman dan bisa beristirahat tanpa gangguan.
Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan beli suplemen dan obat terpercaya dari Pyfa Health!





