4 Jenis Suplemen Penambah Darah dan Manfaatnya

Anemia adalah kondisi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah untuk membawa oksigen yang cukup ke jaringan tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa lelah, wajah pucat, dan sesak napas. Salah satu cara untuk menanganinya adalah dengan mengonsumsi suplemen penambah darah.

 

Salah satu penyebab terjadinya anemia adalah kekurangan nutrisi, seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12. Selain mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen penambah darah. Berikut 4 jenis suplemen penambah darah dan manfaatnya.

 

Suplemen Penambah Darah dan Manfaatnya

Berikut beberapa nutrisi yang banyak digunakan sebagai penambah darah serta manfaatnya:

  1. Asam folat

Asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan pertumbuhan serta fungsi sel yang sehat. Beberapa sumber alami asam folat, antara lain sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, serta buah-buahan. Orang dewasa direkomendasikan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mg, sedangkan perempuan yang merencanakan kehamilan dianjurkan mengonsumsi 400-800 mg per hari. Jika Anda mengalami anemia yang disebabkan oleh kekurangan asam folat, maka disarankan untuk mengonsumsi suplemen penambah darah.

 

  1. Zat besi

Anemia disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh. Untuk mencegah hal ini, konsumsi beberapa jenis makanan yang tinggi zat besi, seperti sayuran hijau, buah-buahan, serta daging merah. Namun, dari makanan saja mungkin tidak cukup bagi orang yang rentan anemia, seperti ibu hamil, penderita penyakit kronis, dan remaja dalam masa menstruasi. Oleh karena itu, mereka juga memerlukan suplemen penambah darah. Sebelum mengonsumsi suplemen zat besi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui dosis yang tepat.

  1. Vitamin B12

Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah, fungsi saraf, metabolisme sel, dan produksi DNA. Beberapa makanan yang mengandung vitamin B12, antara lain daging sapi, unggas, ikan, serta susu dan olahannya. Jika Anda mengalami anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, dokter mungkin akan merekomendasikan konsumsi beberapa makanan tersebut. Namun, pada beberapa kasus, seseorang juga dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin B12 sebagai penambah darah. 

 

Suplemen jenis ini biasanya direkomendasikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta vegetarian. Suplemen vitamin B12 tergolong aman jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Dikutip dari Mayo Clinic, orang dewasa direkomendasikan untuk mengonsumsi sebanyak 2,4 mg suplemen vitamin B12, namun dosisnya bisa disesuaikan dengan kondisi Anda.

  1. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu penyerapan dan penyimpanan zat besi di hati. Oleh karena itu, mengonsumsi suplemen vitamin C bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin, sehingga zat besi tersebut akan diubah menjadi sel darah. Konsumsi vitamin C 25 mg bisa meningkatkan penyerapan zat besi hingga dua kali lipat, sedangkan konsumsi vitamin C 250 mg bisa meningkatkan penyerapan zat besi hingga lima kali lipat. Suplemen vitamin C bisa dikonsumsi bersamaan dengan suplemen zat besi untuk mengobati berbagai jenis anemia.

Namun, asupan vitamin C harian yang lebih baik berasal dari sumber alami, yaitu makanan yang mengandung vitamin C, karena dapat bertahan lebih lama dalam tubuh. Jika ingin mengonsumsi vitamin C dari sumber alami, sebaiknya Anda tidak memasak buah dan sayur yang tinggi vitamin C dalam api yang panas, serta tambahkan sedikit air untuk mengurangi jumlah vitamin C yang terbuang.

 

Suplemen Penambah Darah untuk Ibu Hamil

Ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil mengalami perubahan tubuh yang signifikan, sehingga perlu memenuhi asupan gizi dalam kandungan. Beberapa zat gizi yang penting untuk ibu hamil, antara lain zat besi, asam folat, dan vitamin B12.

Zat besi dapat mendukung pembentukan hemoglobin untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Zat besi juga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan otak janin. Selain mengonsumsi makanan yang kaya gizi, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen penambah darah untuk mengoptimalkan asupan nutrisi harian. Berikut beberapa manfaat suplemen penambah darah bagi ibu hamil yang perlu diketahui:

  1. Meningkatkan persediaan darah di dalam tubuh

Tidak hanya zat gizi yang meningkat saat hamil, namun juga persediaan darah di dalam tubuh. Total volume darah saat hamil diketahui mengalami peningkatan sekitar dua kali lipat. Peningkatan ini bahkan mencapai 50% atau lebih dari jumlah darah Anda biasanya. Dengan mengonsumsi tablet penambah darah, maka dapat mendukung tubuh untuk memproduksi lebih banyak darah bagi ibu dan bayi.

  1. Meningkatkan produksi hemoglobin

Fungsi zat besi lainnya adalah membantu produksi hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh sel dalam tubuh. Semakin terpenuhinya asupan zat besi harian, maka semakin banyak pula pasokan darah dan hemoglobin yang diedarkan ke seluruh tubuh ibu dan bayi yang sedang berkembang. Mengonsumsi tablet penambah darah juga dapat membantu tubuh ibu memproduksi lebih banyak hemoglobin selama kehamilan. Selain itu, minum tablet tambah darah juga bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan bayi dan plasenta di dalam rahim, terutama pada trimester 2 dan 3 kehamilan.

  1. Memberikan manfaat lain selama kehamilan

Mengonsumsi suplemen penambah darah untuk ibu hamil tidak hanya untuk membantu mencegah anemia, namun juga mencegah ibu hamil mengalami perdarahan selama persalinan dan meninggal saat melahirkan akibat perdarahan. Bahkan, ibu hamil yang minum tablet penambah darah secara rutin juga dapat membantu mengoptimalkan asupan nutrisi untuk janin yang sedang berkembang dalam kandungan. 

Manfaat Suplemen Penambah Darah Lainnya

Selain ibu hamil, suplemen penambah darah juga dibutuhkan oleh anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia, untuk memenuhi asupan nutrisi harian. Untuk anak-anak, umumnya yang terjadi adalah kekurangan zat besi. Gejalanya bisa berupa kurang nafsu makan dan berat badannya tidak naik secara signifikan. Tentunya, dosis suplemen untuk anak-anak disesuaikan dengan berat badan mereka. Demikian halnya dengan orang dewasa dan lansia. Berikut beberapa manfaat suplemen penambah darah untuk tubuh:

  • Memastikan produksi hemoglobin yang mengikat oksigen tetap optimal.
  • Memenuhi asupan zat besi tubuh.
  • Menambah energi.
  • Mengatasi anemia dan neutropenia.

Jangan hanya asal memilih suplemen dan mengonsumsi berdasarkan dosis yang tertulis di kemasannya saja. Pastikan untuk selalu mengonsumsi suplemen penambah darah sesuai dengan dosis dan kebutuhan Anda. Jika berlebihan, justru dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak. Setelah mengonsumsi suplemen penambah darah selama beberapa waktu, konsultasikan kembali kepada dokter apakah Anda bisa menghentikan suplemen tersebut atau tidak.

has been added to your cart.
Checkout